TIRIS, Radar Bromo- Kasus terbakarnya mobil milik kontraktor pembangunan jalan Kabupaten Probolinggo di Desa Racek-Wedusan-Jangkang, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, masih misterius. Sejauh ini kepolisian belum mendapatkan titik terang, terutama terkait pelaku.
Kasi humas Polres Probolinggo Ipda Widy Purwa mengatakan, penyidik sebelumnya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Serta, mengamankan sejumlah barang bukti. Juga meminta keterangan sejumlah saksi. Termasuk saksi korban. “Penyelidikan dilakukan tetapi belum mengerucut pada terduga pelaku,” katanya, Senin (7/9).
Widy mengatakan, di tengah perkara yang sedang ditangani, korban atau pemilik mobil memilih tidak membuat laporan polisi. Alasannya, masih mempertimbangkan untuk penyelesaiannya secara kekeluargaan. Serta, belum berkeinginan menempuh jalur hukum lebih lanjut.
Namun, kata Widy, setiap informasi dan temuan di lapangan tetap akan menjadi bahan untuk dilakukan pendalaman. Sesuai ketentuan.
“Sejauh ini, korban belum melapor. Namun kasus tetap menjadi atensi,” jelasnya.
Diketahui, Sabtu (29/8) dini hari, satu unit mobil Toyota Kijang milik S, 48, kontraktor proyek pembangunan jalan, terbakar. Mobil silver itu diduga dibakar oleh orang tak dikenal saat diparkir di depan mesnya di Desa Racek, Kecamatan Tiris.
Sebelum kejadian, sempat terjadi penghadangan truk pengangkut material oleh sekelompok orang di ruas jalan Desa Condong, Kecamatan Gading, Jumat (28/8) pagi. Diduga, insiden terbakarnya mobil tersebut masih ada kaitannya dengan insiden penghadangan tersebut. (ar/rud)
Editor : Fahreza Nuraga