KRAKSAAN, Radar Bromo - Atlet taekwondo Kabupaten Probolinggo berhasil meraih 19 medali dalam Kejuaraan Provinsi Taekwondo Indonesia Piala Gubernur Jawa Timur Antar Pelajar 2026. Terdiri atas lima medali emas, enam perak, dan delapan perunggu.
Sebagian besar medali yang diraih dalam ajang yang digelar di GOR Kenjeran Park, Kota Surabaya, Sabtu (29/8), itu berasal dari kelas semi prestasi. Atlet Kabupaten Probolinggo mengumpulkan 17 medali di kelas tersebut. Terdiri atas empat emas, enam perak, dan tujuh perunggu. Dua medali lainnya berasal dari kelas prestasi. Berupa satu emas dan satu perunggu.
Di kelas prestasi, medali emas diraih Aburizal Malik dalam kategori Kyorugi U48 Junior Male. Sementara, medali perunggu diperoleh Naqiyya El Wardah Styawan dalam kategori Kyorugi O59 Junior Female.
Empat emas dari kelas semi prestasi, masing-masing diraih Keenar Azkadina Maritza (Poomsae Semi Prestasi Cadet Female), Alifiandra Sakha Mahardika (Kyorugi Semi Prestasi U23 Pracadet C Male), Hafiz Satya Priyono (Kyorugi Semi Prestasi U20 Pracadet B Male), dan Ayra Putri Ecantia (Kyorugi Semi Prestasi U36 Pracadet B Female).
Enam perak dari kelas yang sama disumbangkan Vhyvhanny Choirul Nesya J., Rachel Zahra Hapsari, Yazdan Athabarani Hesahana, Dhafir Kafie El Azzam, Atha Fahrezi Surachmad, dan Fikri Ramadhana Surachmad. Sedangkan, tujuh perunggu diraih Azkayra Nayra Trimalaika Sikumbang, Queena Valerie Kaniadharma, Luthfie Sakhi Zaidan, Kornelia Bega Sili, Arkananta Shahzad Rafasya, Maulida Alfiana Rizky, dan Faby Carissa Ramadhani.
Ketua Pengkab Taekwondo Indonesia Probolinggo Puja Kurniawan mengatakan, perolehan tersebut menunjukkan adanya potensi atlet muda yang perlu terus dikembangkan. Menurutnya, hasil pertandingan tidak seharusnya menjadi alasan bagi atlet untuk berhenti meningkatkan kemampuan.
“Alhamdulillah, kami bersyukur atas capaian para atlet Kabupaten Probolinggo. Raihan 19 medali ini menjadi kebanggaan sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan pembinaan dan prestasi atlet,” ujarnya.
Komposisi perolehan medali juga menunjukkan tantangan berikutnya. Dari 19 medali yang dikumpulkan, hanya dua berasal dari kelas prestasi. Sebanyak 17 medali lainnya diperoleh melalui kelas semi prestasi. Artinya, capaian tersebut masih perlu diterjemahkan menjadi peningkatan jumlah atlet yang mampu bersaing di kelas prestasi. (mu/rud)
Editor : Fahreza Nuraga