DRINGU, Radar Bromo – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Probolinggo menangani seorang perempuan diduga dengan gangguan jiwa (ODGJ) terlantar. Setelah dilakukan identifikasi dan penanganan awal, ODGJ tersebut kemudian dikembalikan kepada keluarganya.
Kepala Bidang Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Dinsos, Samsul Hadi mengatakan penanganan ODGJ tersebut bermula dari laporan masyarakat.
Awalnya warga melihat ODGJ perempuan yang mengamuk dan meresahkan masyarakat di wilayah Tegalsiwalan. Laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti berkolaborasi dengan Puskesmas Tegalsiwalan, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), Babinsa dan staf Kecamatan Tegalsiwalan.
“Setelah mendapatkan penanganan awal, petugas kemudian melakukan identifikasi menggunakan biometrik,” katanya.
Hasilnya diketahui bahwa perempuan tersebut bukan berasal dari Tegalsiwalan. Tetapi dari Puger, Kabupaten Jember. Untuk memastikan kondisi yang bersangkutan tetap aman dan mendapatkan penanganan, maka sementara waktu petugas membawanya ke rumah singgah Dinas Sosial.
“Setelah identitas diketahui, kami langsung melakukan koordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Jember dan pihak keluarga,” ucapnya.
Koordinasi lintas daerah dilakukan karena yang bersangkutan diketahui bukan warga Kabupaten Probolinggo. Langkah ini diperlukan agar penanganan dapat dilanjutkan oleh pihak yang memiliki keterkaitan langsung dengan keluarga dan domisili klien.
Dinas Sosial Kabupaten Probolinggo kemudian berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Jember. Petugas juga menghubungi pihak keluarga untuk memastikan tindak lanjut terhadap perempuan tersebut. Kemudian keluar menjemput yang bersangkutan di Rumah Singgah Dinas Sosial Kabupaten Probolinggo.
“Perempuan ODGJ selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga. Agar mendapatkan perawatan, pendampingan dan penanganan lebih lanjut,” terangnya. (ar/fun)
Editor : Abdul Wahid