KRAKSAAN, Radar Bromo- Seorang satpam di Rumah Sakit (RS) Graha Sehat Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, IKW, 24, dipolisikan. Ia diduga menganiaya seorang perawat rumah sakit setempat, MR, 32. Senin (24/8) malam, korban langsung mempolisikannya.
MR mengalami luka di bagian rahang, dahi, hidung, pipi, dan bibir setelah dipukul dengan tangan kosong. Ia kemudian menjalani perawatan di instalasi gawat darurat (IGD) RS Graha Sehat. Penganiayaan terjadi sekitar pukul 23.00 di area parkir rumah sakit.
Saat itu, MR tengah bersantai bersama sejumlah rekannya. Menurutnya, terduga pelaku datang mengendarai sepeda motor dengan mengenakan celana dan sepatu yang biasa digunakan petugas keamanan. Tanpa didahului komunikasi mengenai persoalan tertentu, IKW disebut langsung memukulnya.
"Saya tidak tahu masalahnya apa dan saya juga tidak menyangka kalau saya bakal dipukul. Padahal, saya tidak pernah berkomunikasi dengan dia (pelaku), meski sering ketemu," kata MR ketika menjalani perawatan di IGD RS Graha Sehat, Selasa (25/8).
MR mengaku sempat mencoba menanyakan alasan dirinya dipukul setelah kondisinya mulai membaik. "Malah setelah saya agak sadar, saya sempat meminta pelaku duduk dan bertanya alasan kenapa saya dipukul, tetapi jawabannya seperti orang linglung. Makanya saya putuskan melapor ke pihak kepolisian," ujarnya.
Perkara ini menjadi perhatian karena terduga pelaku disebut merupakan anak seorang anggota Polres Probolinggo. Selain itu, IKW disebut pernah menjadi atlet kick boxing.
MR menegaskan, latar belakang keluarga terduga pelaku tidak boleh memengaruhi penanganan perkara. Ia meminta kepolisian memproses laporan tersebut berdasarkan fakta dan ketentuan hukum yang berlaku.
“Tetap lanjut dan tidak akan damai sekalipun dia anak dari polisi. Proses hukum tetap akan saya tempuh, apalagi keluarga saya tidak terima atas kejadian yang saya alami," kata MR.
Setelah kejadian, IKW diamankan oleh anggota Polsek Kraksaan. Ia kemudian diserahkan ke Satreskrim Polres Probolinggo untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. “Korban telah melakukan pelaporan. Kami tengah melakukan penyelidikan dan tengah memintai keterangan saksi-saksi di lokasi," ujar Kasat Reskrim Polres Probolinggo AKP I Made Kembar Mertadana. (mu/rud)
Editor : Fahreza Nuraga