Gara-gara Bakar Sampah, Lahan di Bulang Gending Ini Ikut Terbakar

Achmad Arianto • Dipublikasikan Minggu, 23 Agustus 2026 | 19:06 WIB
MEMBARA: Personel pemadam kebakaran Kabupaten Probolinggo memadamkan kebakaran lahan dekat pemukiman di Desa Bulang, Kecamatan Gending. (Foto: Damkar For Jawa Pos Radar Bromo)
MEMBARA: Personel pemadam kebakaran Kabupaten Probolinggo memadamkan kebakaran lahan dekat pemukiman di Desa Bulang, Kecamatan Gending. (Foto: Damkar For Jawa Pos Radar Bromo)

 

GENDING, Radar Bromo - Kebakaran lahan dekat pemukiman terjadi di Desa Bulang, Kecamatan Gending Sabtu (22/8) malam. Beruntung Damkar dapat segera memadamkan api. Sehingga tidak sampai ada korban dalam insiden ini namun sempat membuat panik warga.

Kepala Bidang Pengendalian Bahaya Kebakaran dan Nonkebakaran Satpol PP Andrea Persaulian mengatakan, kebakaran ini terjadi sekitar pukul 23.10.

Bermula saat warga setempat membakar sampah dedaunan dan rumput kering di lahan kosong. Setelah api menyala kemudian ditinggalkan begitu saja.

Angin yang berhembus di wilayah Desa Bulang cukup kencang. Api kemudian berkobar lebih besar dan merembet ke wilayah kering lainnya.

Asap pekat lalu muncul dan mengganggu warga setempat. Khawatir merembet ke pemukiman. Akhirnya warga menghubungi petugas Damkar Kabupaten Probolinggo untuk memadamkan api.

“Ada warga yang sengaja bakar sampah. Katanya agar lahan lebih bersih. Tindakan tersebut justru membuat khawatir warga karena api terus membesar,” katanya Minggu (23/8).

Enam petugas damkar yang menggunakan sebuah mobil damkar berkapasitas 3.500 liter mendatangi tempat kejadian kebakaran. Sesampainya di lokasi petugas langsung melakukan pemadaman dengan cepat.

Mulanya petugas pemadam melakukan penyemprotan air ke titik rambatan api. Upaya ini dilakukan agar api tidak semakin meluas. Selanjutnya petugas melakukan penyemprotan pada pusat api. Penyemprotan ini dilakukan sampai api padam.

“Petugas membutuhkan waktu satu jam untuk melakukan pemadaman sekaligus pendinginan api,” bebernya.

Andrea menambahkan tidak ada kendala selama upaya pemadaman. Serta tidak ada korban jiwa maupun kerugian materiil.

Namun pemadaman ini tetap menjadi atensi karena lahan kosong berada di dekat pemukiman warga. Jika dibiarkan berpotensi merembet ke bangunan.

“Selain itu asap pekat yang muncul dari kobaran api dikeluhkan oleh warga. Sehingga Petugas bergerak cepat melakukan pemadaman,” tuturnya. (ar/fun)

Editor : Fandi Armanto
karhutla damkar kebakaran lahan gending