Cincin Milik Warga Nguling Ini Tak Bisa Dilepas hingga Jari Bengkak, Akhirnya Datangi Damkar

Achmad Arianto • Dipublikasikan Kamis, 20 Agustus 2026 | 18:41 WIB
SEMRINGAH: Toha diapit personel damkar. Inset, Petugas Damkar Unit Tongas melepaskan cincin yang melekat dari jari warga Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan. (Foto : Damkar Kabupaten Probolinggo for Jawa Pos Radar Bromo)
SEMRINGAH: Toha diapit personel damkar. Inset, Petugas Damkar Unit Tongas melepaskan cincin yang melekat dari jari warga Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan. (Foto : Damkar Kabupaten Probolinggo for Jawa Pos Radar Bromo)

 

TONGAS, Radar Bromo - Damkar Kabupaten Probolinggo Unit Tongas melakukan pelepasan cincin yang melekat dari jari Mbah Toha, 80, warga Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan Rabu (19/8) sore. Cincin yang tak bisa dilepas membuat jari bengkak nyaris ditangani secara medis.

Inspektur Inspeksi TK. I Pemadam Kebakaran Kabupaten Probolinggo Danang Purwanto mengatakan rescue ini bermula saat warga mendatangi Pos Damkar Unit Tongas.

Dia mengalami kesulitan untuk melepas cincin yang melekat di jari tengah tangan kanan. Akibatnya jari mulai bengkak dan menimbulkan rasa sakit. Sehingga perlu dilakukan penyelamatan agar bisa segera tertangani. Serta tidak merasakan sakit yang berlarut-larut.

“Warga langsung datang ke kantor Damkar Unit Tongas meminta tolong untuk melepaskan cincin. Cincin tidak bisa dibuka katanya sudah terpasang lama,” ucapnya.

Petugas langsung bertindak cepat. Mengecek kondisi jari pelapor. Rupanya cincin di jari tengah tangan kanan sudah mulai terlihat membengkak. Sebelum mendatangi pos Damkar Unit Tongas.

Pelapor mencoba membuka cincin tersebut secara paksa dengan memutarnya perlahan. Tetapi cincin tak dapat dilepas. Bahkan upaya tersebut justru membuat jari nyaris terluka dan mengeluarkan darah.

Petugas yang didatangi pelapor berupaya melakukan pelepasan cincin. Namun demikian petugas tetap memperhatikan keselamatan pelapor. Akhirnya petugas Damkar melakukan pemotongan cincin berbahan titanium tersebut dengan mini gerinda. Pemotongan tersebut dilakukan secara berhati-hati hingga akhirnya cincin terbelah dan bisa lepas dari jari.

“Petugas sangat berhati-hati saat memotong cincin. Pemotongan cincin membutuhkan waktu sekitar 15 menit. Akhirnya cincin berhasil dilepas tanpa menimbulkan cidera,” tuturnya. (ar/fun)

Editor : Fandi Armanto
Cincin Tak Bisa Dilepas damkar rescue