Pemerintah Desa Bulu Kecamatan Kraksaan Sentuh Langsung Kebutuhan Masyarakat

Didik Purwanto • Dipublikasikan Kamis, 20 Agustus 2026 | 08:30 WIB
JALAN USAHA TANI: Sekretaris Desa Rustam Efendi (baju hijau) bersama Kasi Pembangunan Mahmudi menunjukkan jalan rabat beton di Dusun Sumber RT 2/RW 1, sebelum dibangun kondisinya tidak layak untuk dilewati. (DIDIK PURWANTO/JAWA POS RADAR BROMO)
JALAN USAHA TANI: Sekretaris Desa Rustam Efendi (baju hijau) bersama Kasi Pembangunan Mahmudi menunjukkan jalan rabat beton di Dusun Sumber RT 2/RW 1, sebelum dibangun kondisinya tidak layak untuk dilewati. (DIDIK PURWANTO/JAWA POS RADAR BROMO)

PEMERINTAH Desa Bulu, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, tetap berkomitmen menjalankan pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Di tengah kebijakan efisiensi anggaran, pemerintah desa memilih memprioritaskan program strategis yang manfaatnya dapat dirasakan warga secara berkelanjutan.

Program Ketahanan Pangan menjadi salah satu program yang terus digalakkan Pemerintah Desa Bulu. Salah satunya dengan menyediakan infrastruktur yang layak dalam bidang pertanian. Seperti jalan usaha pertanian.

Tahun ini pemerintah desa merabat beton jalan di sepanjang 100 meter dengan lebar 1,3 meter di Dusun Sumber, RT 2/RW 1. Pembangunan jalan usaha tani ini diharapkan dapat memperlancar transportasi pertanian.

Sebelumnya, akses ini sulit dilintasi. Terutama ketika musim hujan karena kondisi jalan becek. Setelah dirabat beton, warga kini lebih mudah menuju lahan pertanian.

“Efisiensi anggaran tidak boleh dipandang sebagai penghambat, tetapi menjadi strategi agar pembangunan tetap berjalan secara berkelanjutan dan tepat sasaran,” ujar Sekretaris Desa Bulu Rustam Efendi.

Sebelum jalan ini dirabat, pemerintah desa mengerahkan warga melalui program Padat Karya Tunai Desa (PKTD). Mereka dikerahkan untuk membersihkan jalan yang akan dirabat.

Pembangunan infrastruktur juga dilaksanakan di Dusun Selamet, RT 2/RW 4. Jalan dengan volume 184,05 meter persegi ini menjadi akses menuju lembaga pendidikan sekaligus jalur pintas menuju Pasar Semampir.

Menggunakan Dana Afirmasi, Pemerintah Desa Bulu juga mengaspal jalan sepanjang 244,5 meter dan lebar 2,5 meter di Dusun Selamet RT 2/RW 3. Jalan ini menjadi penghubung antardesa.

Selain infrastruktur, program sosial juga tetap berjalan. Tahun ini ada dua unit rumah tidak layak huni (RTLH) milik warga yang diperbaiki. Yakni, milik Kholili, warga Dusun Sumber dan Samibiro, warga Dusun Selamet. Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa juga disalurkan kepada 10 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Di bidang kesehatan, pemerintah desa mengalokasikan anggaran Rp 162 juta. Dana ini digelontor untuk kegiatan Posyandu.

“Yang kami prioritaskan pembangunan dan program yang benar-benar dibutuhkan masyarakat,” ujar Rustam. 

SELAMATAN DESA: Kepala Desa Bulu Dimas Eko Romadoni, S.H. bersama Ketua PKK Desa Bulu Rully Tania Pebri Pratiwi, S.Tr. Keb. Pemerintah Desa Bulu siap kembali menggelar Kadisah Carnaval Night, November 2026 mendatang. (DIDIK PURWANTO/JAWA POS RADAR BROMO)
SELAMATAN DESA: Kepala Desa Bulu Dimas Eko Romadoni, S.H. bersama Ketua PKK Desa Bulu Rully Tania Pebri Pratiwi, S.Tr. Keb. Pemerintah Desa Bulu siap kembali menggelar Kadisah Carnaval Night, November 2026 mendatang. (DIDIK PURWANTO/JAWA POS RADAR BROMO)

Rawat Tradisi, Perkuat Kebersamaan

Pemerintah Desa Bulu, Kecamatan Kraksaan, kembali bersiap menggelar tradisi tahunan berupa Selamatan Desa atau Kadisah. Rencananya, tradisi ini akan dihelat pada November 2026.

Selain menjadi ungkapan rasa syukur, Kadisah juga menjadi momentum warga untuk merawat sejarah, memperkuat kebersamaan, sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat.

Kadisah merupakan tradisi turun-temurun sebagai bentuk rasa syukur warga atas hasil bumi yang diperoleh. Kegiatan ini akan diisi dengan doa bersama untuk memohon keselamatan dan kesejahteraan masyarakat.

Sebelum kegiatan utama dimulai, Pemerintah Desa Bulu terlebih dahulu menggelar Khotmil Quran. Kegiatan ini menjadi pembuka sekaligus sarana memanjatkan doa agar seluruh rangkaian selamatan desa berjalan lancar dan mendapat keberkahan.

“Kadisah merupakan tradisi turun-temurun yang kami jaga untuk memelihara silaturahmi antarwarga sekaligus melestarikan budaya lokal,” ujar Sekretaris Desa Bulu Rustam Efendi.

Salah satu rangkaian yang menjadi perhatian adalah Kadisah Carnaval Night. Kegiatan ini memadukan unsur budaya, sejarah, dan kreativitas warga melalui festival kostum serta pertunjukan seni yang mengangkat sejarah dan asal-usul Desa Bulu.

Kemeriahan carnaval juga menjadi ruang bagi pelaku UMKM dan pedagang kecil untuk menawarkan produk kepada pengunjung. Dengan begitu, tradisi tidak hanya menjadi agenda budaya, tetapi turut membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.

Rangkaian perayaan ditutup dengan pengajian umum. Pemerintah Desa Bulu berharap Kadisah tidak sekadar menjadi agenda tahunan, melainkan terus menjadi ruang bersama untuk menjaga identitas desa dan mempererat hubungan antarwarga.

“Kami ingin tradisi ini tetap hidup, diwariskan kepada generasi berikutnya, dan memberi manfaat bagi warga,” harap Rustam. (dik/rud/*)

 

POSYANDU DESA: Kader Posyandu Desa Bulu memberikan PMT kepada seorang balita peserta Posyandu.
POSYANDU DESA: Kader Posyandu Desa Bulu memberikan PMT kepada seorang balita peserta Posyandu.

RENCANA PEMBANGUNAN TAHUN 2026

·       Merabat beton jalan usaha tani di Dusun Sumber RT 2/RW 1.

·       Membersihkan jalan yang akan dirabat beton di Dusun Sumber melalui kegiatan Padat Karya Tunai Desa (PKTD).

·       Merabat beton Jalan Dusun Selamet RT 2/RW 4.

·       Pengaspalan lapen Jalan Dusun Selamet RT 2/RW 3.

·       Membangun 2 unit RTLH.

·       Menyalurkan BLT DD kepada 10 KPM.

·       Melaksanakan kegiatan Posyandu dengan anggaran Rp 162 juta.

Editor : Moch Vikry Romadhoni
pemerintah desa ketahanan pangan bulu Kraksaan