KEBUTUHAN dasar warga Desa Alassumur Kulon, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, terus menjadi program prioritas pembangunan pemerintah desa setempat. Terutama yang bersinggungan langsung dengan aktivitas ekonomi dan pemberdayaan masyarakat.
Pembangunan di Desa Alassumur Kulon tidak hanya fokus terhadap infrastruktur. Pemerintah desa juga mengembangkan ruang pemberdayaan masyarakat melalui perpustakaan desa, kegiatan PKK, layanan Posyandu, hingga usaha ekonomi desa.
Perpustakaan Desa Salah Tirtana menjadi salah satu ruang yang mulai beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat.
Sejak 2025, perpustakaan ini telah menerapkan sistem digitalisasi bagi pengunjung. Anak-anak usia PAUD hingga siswa SD/MI menjadi kelompok yang cukup aktif memanfaatkan fasilitas tersebut untuk menambah wawasan dan literasi.
Koleksi buku perpustakaan juga terus dikembangkan melalui sejumlah bantuan. Di antaranya, dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Universitas Muhammadiyah Malang. Bahkan, perpustakaan desa ini berhasil meraih Juara Favorit dalam Lomba Perpustakaan Desa Kabupaten Probolinggo 2026.
“Kami ingin perpustakaan tidak hanya menjadi tempat menyimpan buku, tetapi benar-benar menjadi ruang belajar dan literasi yang disenangi anak-anak,” ujar Kepala Desa Alassumur Kulon Suhud.
Di bidang ekonomi, melalui BUMDes Makmur Sari, sejak 2019 pemerintah desa mengembangkan usaha penggemukan sapi. Dibesarkan di Dusun Waqaf, Masjid, dan Dusun Kantor. Ada juga penggemukan kambing di Dusun Waqaf. Usaha ini mulai memberikan kontribusi terhadap pendapatan asli desa (PADes).
Layanan Posyandu mendapatkan dukungan anggaran cukup besar, mencapai Rp 72,8 juta. Dana ini digunakan untuk kebutuhan 20 kader, BPJS, honor kader, serta pemberian makanan tambahan bagi 50 warga lanjut usia (lansia). Program ini menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan pelayanan dasar di tingkat desa.
Pemberdayaan keluarga turut digerakkan melalui TP PKK Desa Alassumur Kulon. Ketua PKK Sulasih Suhud bersama Ketua TP PKK Kecamatan Kraksaan Wiwin S. Puja Kurniawan, serta pengurus dan kader Pokja I hingga IV serta kelompok V, melakukan sosialisasi UP2K untuk mendorong usaha produktif keluarga. Kegiatan itu diarahkan pada peningkatan keterampilan kader sekaligus penguatan ekonomi masyarakat.
PKK juga menyosialisasikan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan melibatkan guru serta wali murid TK.
“Kami ingin pemberdayaan keluarga berjalan dari berbagai sisi, baik ekonomi, keterampilan, maupun pola hidup sehat,” ujar Sulasih Suhud.
Ajak Rawat Bersama Hasil Pembangunan
Sejumlah infrastruktur yang bersentuhan langsung dengan masyarakat di Desa Alassumur Kulon terus dilengkapi. Salah satu yang telah direalisasikan adalah pembangunan sekaligus pelebaran jembatan di Dusun Jujuk RT 5/RW 5.
Jembatan yang sebelumnya hanya berukuran sekitar 3 x 3 meter, kini diperlebar menjadi panjang 5 meter dan lebar 6 meter. Pelebaran dilakukan untuk membuka akses yang lebih memadai menuju Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
Di lokasi yang sama, pemerintah desa juga merealisasikan rabat beton jalan sepanjang 7 meter dengan lebar 1,6 meter dan ketebalan 10 sentimeter. Serta, membangun tembok penahan tanah (TPT) untuk memperkuat infrastruktur di sekitar jalur tersebut.
Kepala Desa Alassumur Kulon Suhud mengatakan, pembangunan dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan kemampuan anggaran desa.
“Kami ingin pembangunan infrastruktur bisa dilakukan merata. Namun sekarang dana desa juga terkena efisiensi, sehingga harus benar-benar disesuaikan dengan kebutuhan,” ujarnya.
Berikutnya ada pembangunan irigasi di Dusun Jujuk RT 3/RW 5. Saluran ini sepanjang 37 meter (dua sisi) serta pekerjaan galian sepanjang 57,5 meter. Infrastruktur ini diharapkan menunjang kebutuhan di kawasan tersebut.
Sementara itu, dana afirmasi dari Pemkab Probolinggo dimanfaatkan untuk pengaspalan jalan di Dusun Masjid RT 3/RW 1. Jalan ini menjadi jalur penghubung menuju Desa Alassumur Lor, Kecamatan Besuk. Sekaligus, akses menuju kawasan pendidikan pesantren dan permukiman warga.
Suhud berharap warga turut menjaga fasilitas yang telah dibangun.
“Kalau kita sama-sama menjaga, infrastruktur ini bisa lebih awet dan manfaatnya dirasakan lebih lama,” ujarnya. (dik/rud/*)
RENCANA PEMBANGUNAN TAHUN 2026
· Membangun jembatan di Dusun Jujuk RT 5/RW 5
· Merabat beton jalan di Dusun Jujuk RT 5/RW 5
· Membangun dua TPT di Dusun Jujuk RT 5/RW 5
· Pengadaan kanopi kantor desa
· Membangun irigasi di Dusun Jujuk RT 3/RW 5
· Mengaspal jalan di Dusun Masjid RT 3/RW 1
· Membangun 1 unit RTLH di Dusun kantor, RT 2/RW 6
· Menyalurkan BLT DD kepada 7 KPM
· Pelaksanaan Posyandu dengan anggaran Rp 72,8 juta
Editor : Moch Vikry Romadhoni