Kena Percikan Api Mesin Gerinda, Garasi Milik Warga Alassumur Kulon di Kraksaan Probolinggo Terbakar

Achmad Arianto • Dipublikasikan Senin, 17 Agustus 2026 | 18:26 WIB
TERBAKAR: Petugas Damkar Kabupaten Probolinggo melakukan pemadaman api di garasi rumah milik warga Dusun Krajan, Desa Alassumur Kulon, Kecamatan Kraksaan. (Foto: Damkar for Jawa Pos Radar Bromo)
TERBAKAR: Petugas Damkar Kabupaten Probolinggo melakukan pemadaman api di garasi rumah milik warga Dusun Krajan, Desa Alassumur Kulon, Kecamatan Kraksaan. (Foto: Damkar for Jawa Pos Radar Bromo)

 KRAKSAAN, Radar Bromo-Apes nian nasib yang dialami Ilham Yuniarto, 48. Garasi milik warga warga Dusun Krajan, Desa Alassumur Kulon, Kecamatan Kraksaan, dilalap api, Senin (17/8) siang.

Api diduga berasal dari bara api gerinda yang mengenai gabus kursi lalu membesar. Akibat kejadian tersebut pemilik mengalami kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 30 juta.

Kepala Bidang Pengendalian Bahaya Kebakaran dan Nonkebakaran Satpol PP Kabupaten Probolinggo Andrea Persaulian mengatakan, kebakaran terjadi sekitar pukul 10.05. Bermula saat ada perbaikan di rumah Ilham Yuniarto.

Dalam perbaikan tersebut pekerja menggunakan gerinda. Alat tersebut saat digunakan mengeluarkan percikan bara api.

Diduga percikan bara api tersebut mengenai kursi gabus yang berada tak jauh dari gerinda digunakan. Api kemudian membakar kursi tersebut.

Apesnya, dekat kursi terdapat sebuah solar yang disimpan dalam sebuah wadah. Hingga akhirnya api membesar dan merembet pada garasi yang berkonstruksi kayu.

“Kebakaran diduga berasal dari letupan bara api gerinda. Kemudian membesar dan tak bisa dikendalikan. Api semakin besar karena ada solar,” katanya saat dikonfirmasi.

Besarnya kobaran api membuat warga sekitar panik. Akhirnya salah satu warga berinisiatif untuk melaporkan langsung ke Pos Damkar Unit Kraksaan. Setibanya di pos, warga menceritakan bahwa objek yang terbakar merupakan sebuah garasi.

Mendapatkan laporan tersebut, personel damkar regu A dan B Unit Kraksaan segera meluncur ke lokasi tempat kejadian kebakaran menggunakan sebuah mobil Damkar dan Mobil Supply.

Karena jaraknya tidak terlalu jauh, maka petugas hanya membutuhkan waktu 5 menit untuk menjangkau lokasi.

“Sampai di lokasi petugas melakukan percepatan penanganan pemadaman sekaligus pendinginan. Api bisa dipadamkan dalam waktu 30 menit,” bebernya.

Andrea menambahkan tidak ada kendala dalam proses pemadaman api. Namun petugas tetap harus berhati-hati karena objek yang terbakar merupakan bangunan dengan konstruksi kayu. Petugas harus memastikan api benar-benar padam sebelum meninggalkan lokasi.

“Tidak ada korban dan tidak ada warga terdampak. Yang hangus terbakar hanya garasi rumah. Akibat kejadian tersebut pemilik mengalami kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 30 juta,” pungkasnya. (ar/fun)

Editor : Fandi Armanto
alassumur kulon kebakaran Kraksaan