Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di Desa Tamjung Rejo, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, kini telah berdiri. Kehadiran koperasi tersebut diharapkan menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat sekaligus memudahkan warga memperoleh berbagai kebutuhan sehari-hari di lingkungan desa.
PEMERINTAH Desa (Pemdes) Tanjung Rejo turut memberikan dukungan terhadap keberadaan KDMP tersebut. Salah satunya dengan menyediakan tanah kas desa (TKD) yang strategis dan mudah dijangkau. Selain itu, pemdes juga melakukan pengurukan tanah sebelum proses pembangunan koperasi dimulai.
Kepala Desa Tanjung Rejo, Suryonoto melalui Kaur Keuangan, Marsom, mengatakan, lahan yang digunakan untuk KDMP berada di Dusun Krajan RT 3 RW 1. Lokasinya strategis berada di timur kantor desa setempat, persis di depan SDN Tanjung Rejo 1.
“Lahan KDMP tersebut memanfaatkan TKD sekitar 1.000 meter persegi. Lahan itu digunakan untuk bangunan sekaligus area parkir. Kami pilih lokasi yang strategis dan mudah dijangkau warga” katanya.
Menurutnya, sebelum pembangunan dimulai, Pemdes Tanjung Rejo terlebih dahulu melakukan pengurukan tanah di lokasi bangunan. Pekerjaan tersebut dilaksanakan sekitar dua minggu pada Februari 2026 lalu.
“Pengurukan dilakukan untuk menyiapkan kondisi lahan agar lebih layak dan mendukung proses pembangunan gedung koperasi. Saat ini, bangunan KDMP telah berdiri dan berada di lokasi strategis,” katanya.
Marsom menjelaskan, berdasarkan informasi yang diterima pemerintah desa, berbagai kebutuhan masyarakat nantinya akan tersedia di koperasi tersebut. Di antaranya kebutuhan pertanian seperti pupuk, obat obatan pertanian, sembako hingga sejumlah kebutuhan warga lainnya lainnya.
“Jadi, menurut kami barang barang yang akan dijual nanti memang diarahkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat desa. Semoga nantinya, keberadaan KDMP ini membawa manfaat yang luas bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia mengatakan, dengan tersedianya berbagai kebutuhan tersebut, masyarakat diharapkan nantinya lebih mudah mendapatkan kebutuhannya. Serta diharapkan dapat mendukung aktivitas ekonomi di tingkat desa.
“Pemerintah Desa Tanjung Rejo berharap semua warga bisa menjadi anggota koperasi agar KDMP bisa kuat dan maju. Karena banyak keuntungan menjadi anggota koperasi, selain semua kebutuhan bahan dasar pokok bisa terlayani dengan mudah dan harga terjangkau,” katanya.
Untuk menunjang kegiatan operasional, KDMP Desa Tanjung Rejo juga telah menerima sejumlah armada penunjang koperasi. Fasilitas tersebut terdiri atas satu unit truk, satu unit pikap, dan dua unit kendaraan roda tiga.
Kendaraan tersebut nantinya akan dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan koperasi, terutama dalam pengangkutan dan distribusi barang. Ketersediaan sarana tersebut menjadi bagian dari persiapan agar kegiatan koperasi dapat berjalan lebih efektif setelah mulai beroperasi.
Tuntaskan Penyerahan BLT DD
PEMERINTAH Desa (Pemdes) Tanjung Rejo telah merampungkan penyerahan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) semester II untuk periode Juli hingga Desember tahun ini. Sebanyak enam keluarga penerima manfaat (KPM) menjadi sasaran program bantuan yang bersumber dari Dana Desa tersebut.
Kepala Desa Tanjung Rejo Suryanoto melalui Kaur Keuangan Marsom mengatakan, BLT DD tahun ini disalurkan dalam dua semester. Penyerahan BLT DD semester II dilaksanakan pada Senin (10/8) di kantor desa setempat.
“Tahun ini ada enam KPM yang menerima BLT DD. Penyerahannya dilakukan dalam dua semester. Untuk penerimanya kami tentukan berdasarkan sejumlah kriteria. Dantaranya yang tidak punya pendapatan, lansia hingga penyandang disabilitas,” katanya.
Ia menambahkan, selain BLT DD, anggaran DD juga dimanfaatkan untuk mendukung berbagai kegiatan nonfisik di desa. Salah satunya untuk mendukung operasional kegiatan posyandu yang memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Kegiatan tersebut meliputi posyandu balita, posyandu lansia, posyandu remaja, kelas ibu hamil serta pemeriksaan penyakit tidak menular (PTM). Pelaksanaan kegiatan posyandu dilakukan secara rutin setiap bulan dan terbagi dalam lima pos pelayanan yang tersebar di Desa Tanjung Rejo.
“Untuk kegiatan posyandu dilaksanakan tiap sebulan sekali, terbagi dalam lima pos pelayanan yang ada di desa ini. Masing-masing sudah ada kader yang siap memberikan pelayanan kepada warga. Disini totalnya ada 41 kader,” jelasnya.
Marsom menjelaskan, setiap kegiatan posyandu digelar sesuai jadwal dalam tiap pos. Pelayanan juga disesuaikan dengan kelompok sasaran agar kegiatan dapat berjalan tertib dan maksimal.
“Setiap kegiatan posyandu digelar sesuai jadwal dengan lokasi yang berbeda dan tidak bercampur. Misalnya posyandu balita, khusus untuk pelayanan balita,” pungkasnya.
Rampungkan Paving – Dukung BUMDes
PEMERINTAH Desa (Pemdes) Tanjung Rejo, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, terus berupaya meningkatkan kualitas infrastruktur desa. Salah satunya melalui pembangunan jalan paving di Dusun Bulak pada 2025 lalu.
Jalan paving tersebut dibangun dengan panjang sekitar 150 meter dan lebar 2,5 meter. Pembangunan dilakukan untuk menggantikan jalan rabat beton yang kondisinya sudah rusak dan tidak layak.
Kepala Desa Tanjung Rejo Suryonoto melalui Kaur Keuangan Marsom mengatakan, sebelum dipaving, kondisi jalan rabat beton yang dibangun sekitar 6 tahun silam itu, sangat menggangu aktivitas warga. “Keberadaan jalan paving ini diharapkan dapat memberikan akses yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari,” katanya.
Selain menjadi jalan lingkungan, akses tersebut juga terhubung dengan jalan utama desa sehingga memiliki peran penting dalam menunjang mobilitas warga. “Jalan tersebut sangat dibutuhkan warga,” katanya.
Pembanguan jalan juga menjadi bagian dari upaya Pemdes Tanjung Rejo dalam menata lingkungan permukiman. Dengan kondisi jalan yang lebih baik dan rapi, kawasan tersebut diharapkan semakin nyaman sekaligus dapat mempercantik wajah desa.
Tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, sebelumnya Pemdes Tanjung Rejo juga memberikan dukungan terhadap pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) melalui penyertaan modal.
“Unit usaha yang dijalankan BUMDes berupa pertanian dan peternakan kambing. Semoga ini menjadi salah satu penggerak ekonomi desa sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat,” pungkasnya. (uno/fun/*)
Editor : Abdul Wahid