Tempat Produksi Mebel di Gading Probolinggo Dilalap Api, Avanza Ikut Hangus

Achmad Arianto • Dipublikasikan Senin, 10 Agustus 2026 | 18:27 WIB

 

HANGUS: Tempat produksi mebel milik Rosidi, 38, di Dusun Sumberwatu, Desa Kaliacar, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo, hangus terbakar.
HANGUS: Tempat produksi mebel milik Rosidi, 38, di Dusun Sumberwatu, Desa Kaliacar, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo, hangus terbakar.

GADING, Radar Bromo – Sebuah tempat produksi mebel hangus terbakar Minggu sore (9/8) di Dusun Sumberwatu, Desa Kaliacar, Gading, Kabupaten Probolinggo.

Api yang cepat membesar menghanguskan seluruh tempat usaha, garasi, hingga satu unit Toyota Avanza. Menyebabkan kerugian sekitar Rp 400 juta.

Kebakaran terjadi saat pemiliknya, Rosidi, 38, sedang keluar rumah. Api pertama kali muncul dari pojok utara garasi mobil. Lalu dengan cepat merembet ke ruang di samping garasi yang digunakan sebagai tempat produksi mebel.

Ruangan itu dipenuhi kayu kering siap proses, serbuk kayu, dan sisa penggergajian. Semuanya merupakan material yang mudah terbakar, membuat api dengan cepat membesar.

Api yang membesar menimbulkan kepulan asap, disertai bunyi benda terbakar. Saat itulah, keluarga korban menyadari kebakaran sedang terjadi. Mereka langsung mengecek dan mendapati api sudah merembet ke ruangan lain.

Teriakan minta tolong terdengar dari rumah korban. Membuat warga sekitar berdatangan dan gotong royong memadamkan api secara manual.

Baca Juga: Kawasan Sabana Bromo Terbakar Capai 520 Hektare, Wagub hingga Menteri Meninjau usai Seluruh Pintu Masuk Ditutup

Namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Api justru semakin membesar, sehingga warga menghubungi pemadam kebakaran Kabupaten Probolinggo.

“Info awal yang diterima petugas, ada kebakaran di tempat pembuatan mebel. Api cukup besar sehingga perlu ada penanganan cepat,” kata Kepala Bidang Pengendalian Bahaya Kebakaran dan Nonkebakaran Satpol PP Kabupaten Probolinggo Andrea Persaulian, Senin (10/8).

Dua unit truk pemadam kebakaran pun dikerahkan. Yaitu, satu unit mobil damkar dengan enam personel dari Damkar Unit Condong dan satu lagi dari Damkar Unit Kraksaan dengan tiga personel.

Begitu sampai di lokasi, petugas langsung menyemprotkan air ke pusat kobaran api di garasi mobil, kemudian ke tempat produksi mebel. Pemadaman dilanjutkan dengan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada bara yang berpotensi kembali membesar.

“Tidak ada kendala selama pemadaman. Hanya saja api cukup besar karena objek yang terbakar mayoritas kayu. Api baru bisa padam 1,5 jam setelah pemadaman,” ucapnya.

Kasi Humas Polres Probolinggo Ipda Widy Purwa mengatakan, Polsek Gading juga datang ke lokasi. Objek yang terbakar merupakan tempat usaha mebel atau serkel kayu dan garasi. Di dalam garasi terdapat satu unit Toyota Avanza warna hitam yang turut terbakar.

Petugas kemudian menghimpun keterangan dari para saksi untuk mengetahui penyebab kebakaran. Berdasarkan keterangan awal dari warga, tempat usaha tersebut sudah dalam kondisi terbakar saat diketahui warga.

Sementara keluarga korban menyampaikan, mereka telah mencari bantuan untuk memadamkan api, sekaligus mengeluarkan kendaraan dari garasi. Namun kobaran api dengan cepat membesar, sehingga upaya tersebut tidak dapat dilakukan.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Rumah yang berdempetan dengan tempat usaha juga selamat. Namun korban mengalami kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp 400 juta.

“Berdasarkan keterangan dari korban dan keluarganya, kerugian ditaksir mencapai Rp 400 juta. Jumlah ini berasal dari perkirakan kerugian akibat mobil Avanza dan material kayu siap produksi yang terbakar,” lanjutnya. (ar/hn)

Editor : Muhammad Fahmi
kaliacar terbakar probolinggo avanza Gading