Rutan Kraksaan Kolaborasi Budi Daya Perikanan untuk Wujudkan Ketahanan Pangan

Achmad Arianto • Dipublikasikan Senin, 3 Agustus 2026 | 17:58 WIB
SINERGI: Rutan Kraksaan bersinergi dengan Dinas Perikanan Kabupaten Probolinggo mewujudkan keterampilan warga binaan di bidang perikanan budi daya. (Foto: Rutan Kraksaan for Jawa Pos Radar Bromo)
SINERGI: Rutan Kraksaan bersinergi dengan Dinas Perikanan Kabupaten Probolinggo mewujudkan keterampilan warga binaan di bidang perikanan budi daya. (Foto: Rutan Kraksaan for Jawa Pos Radar Bromo)

KRAKSAAN, Radar Bromo - Rumah Tahanan Negara (Rutan) kelas IIB Kraksaan berupaya mewujudkan kemandirian warga binaan. Salah satunya dengan pembinaan budi daya perikanan yang cukup potensial dan mudah untuk dijalankan.

Kepala Rutan kelas IIB Kraksaan Galih Setiyo Nugroho mengatakan sinergi pembinaan kemandirian warga binaan melalui program budi daya perikanan perlu dilakukan. Dalam hal ini Rutan Kraksaan berkolaborasi dengan Dinas Perikanan Kabupaten Probolinggo guna meningkatkan kualitas pembinaan yang produktif serta berkelanjutan.

Rutan Kraksaan berharap program budi daya perikanan dapat terus berkembang. Sebagai salah satu pembinaan unggulan yang mampu menciptakan warga binaan yang lebih mandiri, produktif, dan siap kembali berkontribusi positif di tengah masyarakat

“Sinergi seperti ini sangat penting untuk memperkuat program pembinaan kemandirian di Rutan Kraksaan. Harapan warga binaan tidak hanya memperoleh keterampilan teknis budi daya ikan. Tetapi juga memiliki bekal usaha yang dapat dimanfaatkan ketika kembali ke tengah masyarakat,” katanya.

Kabid Perikanan Budidaya Dinas Perikanan Wahid Noor Azis mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk terus mendukung program pembinaan di Rutan Kraksaan. Tindakan tersebut bukan tanpa alasan, tetapi setelah melihat potensi budi daya perikanan di Rutan Kraksaan sangat baik untuk terus dikembangkan.

“Kami siap memberikan pendampingan dan pembinaan teknis. Agar program yang dilaksanakan semakin optimal. Serta mampu memberikan manfaat nyata bagi warga binaan maupun mendukung ketahanan pangan,” bebernya. (ar/fun)

Editor : Moch Vikry Romadhoni
tutan kraksaan ketahanan pangan budi daya perikanan