Lahan Tebu Terbakar Bikin Warga Gerongan di Maron Probolinggo Panik

Achmad Arianto • Dipublikasikan Selasa, 28 Juli 2026 | 17:08 WIB
MASIH MEMBARA: Personel damkar di lokasi lahan tebu yang terbakar. Api berhasil dipadamkan setelah empat jam pemadaman. (Foto : BPBD Kabupaten Probolinggo For Jawa Pos Radar Bromo)
MASIH MEMBARA: Personel damkar di lokasi lahan tebu yang terbakar. Api berhasil dipadamkan setelah empat jam pemadaman. (Foto : BPBD Kabupaten Probolinggo For Jawa Pos Radar Bromo)

 

MARON, Radar Bromo – Ancaman kebakaran saat musim kemarau nyata adanya. Seperti Senin (27/7) sore, terjadi kebakaran di sebuah lahan tebu di Desa Gerongan, Kecamatan Maron.

Api yang berkobar dengan cepat membuat warga panik. Petugas membutuhkan waktu 4 jam untuk memadamkan api.

Kebakaran ini terjadi sekitar pukul 14.10. Bermula dari laporan masyarakat yang melihat sebuah ladang tebu terbakar.

Api kemudian merembet karena tanaman tebu yang daunnya sudah banyak yang kering. Api makin membesar lantaran angin di sekitar lokasi cukup kencang.

“Ada laporan dari masyarakat. Telah terjadi kebakaran lahan. Api semakin membesar membuat warga khawatir,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo Oemar Sjarief Selasa (28/7).

Mengetahui adanya kebakaran lahan, petugas BPBD Kabupaten Probolinggo kemudian bergerak cepat mendatangi lokasi. Sesampainya di lokasi api terlihat cukup besar. Sayangnya titik api tidak bisa dilalui oleh kendaraan. Sehingga pemadaman api hanya bisa dilakukan secara manual.

Petugas kemudian melakukan upaya pemadaman api dengan menggunakan gebyok. Memukul-mukul titik rambatan api bertahap sampai ke pusat api. Upaya ini dilakukan sampai api padam.

Setelah api padam. Untuk memastikan tidak tersisa bara api petugas masih melakukan pemantauan. Setelah dirasa aman petugas meningkatkan lokasi.

“Membutuhkan 4 jam lebih sampai api padam. Api baru padam sekitar pukul 18.40,” bebernya.

Oemar menambahkan petugas berupaya mencari dan menggali informasi penyebab kebakaran tersebut. Diduga kuat kebakaran tersebut terjadi karena kelalaian orang tak dikenal yang membuang puntung rokok yang menyala. Kemudian ditinggal begitu saja. Akhirnya membesar karena terkena angin.

“Penyebab kebakaran diduga karena puntung rokok. Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 1,4 hektar,” pungkasnya. (ar/fun)

Editor : Fandi Armanto
musim kemarau lahan tebu terbakar damkar kebakaran lahan