GENDING, Radar Bromo –Microsleep saat berkendara bisa dialami siapa saja. Microsleep bisa bikin fatal.
Seperti yang dialami sebuah truk Fuso ini. Karena sopirnya mengantuk, truk jadi hilang kendali. Truk kemudian nyemplung sungai tepi jalan pantura Desa Randupitu, Kecamatan Gending
Insiden ini terjadi Selasa (28/7) pagi. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini namun kernet sempat terjepit cukup lama. Hingga akhirnya dilarikan ke RSUD Waluyo Jati untuk mendapatkan pertolongan medis.
Kecelakaan ini bermula saat truk Fuso bernomor polisi DK 8662 CL tersebut melaju dari arah barat menuju timur. Truk dikemudikan M. Gibran Akbar Putra Nagara, 19, dan kernet Ahmad Rizal, 28.
Keduanya merupakan warga Banjar Pebuahan, Desa Banyubiru, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana.
Sesampainya di TKP diduga sopir mengantuk. Tak lama kemudian mengalami microsleep. Akhirnya truk hilang kendali dan melaju kearah kiri jalan lalu nyemplung sungai. Hingga bagian depan ringsek dan kernet terjepit bodi truk.
“Kejadiannya setelah subuh. Sekitar pukul 04.05. Akibat kecelakaan satu orang terjepit,” kata Arifin, 42, warga Desa/Kecamatan Gending.
Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada petugas Satlantas Polres Probolinggo. Petugas kemudian mendatangi lokasi kecelakaan.
Saat itu ada satu korban masih terjepit. Warga bersama petugas kemudian bahu-membahu mengeluarkan korban. Setelah melakukan upaya penyelamatan selama satu jam akhirnya korban bisa diselamatkan.
“Begitu bisa dikeluarkan dari bodi truk bagian depan. Korban lalu dievakuasi dengan menggunakan ambulan ke RSUD Waluyo Jati,” ucapnya.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo Iptu Aditya Wikrama mengatakan, kecelakaan membuat bagian depan truk ringsek. Satu korban terjepit yakni Ahmad Rizal akibatnya luka yang diderita kemudian korban dirawat di RSUD Waluyo Jati.
“Kecelakaan terjadi karena microsleep. Satu korban mengalami luka-luka karena terjepit,” tandasnya. (ar/fun)
Editor : Fandi Armanto