KRAKSAAN, Radar Bromo - Teka-teki jenazah tanpa identitas yang ditemukan di bantaran sungai Dusun Kampung Baru, Desa Sukodadi, Kecamatan Paiton hingga kini masih belum terungkap. Jika belum ditemukan identitasnya, pihak RSUD Waluyo Jati bakal menguburkan jenazah tersebut.
Koordinator Kamar Mayat RSUD Waluyo Jati Mujino mengatakan, setelah mendapatkan laporan, petugas segera melakukan evakuasi.
Dilanjutkan dengan mengidentifikasi jenazah baik dengan melakukan pelacakan identitas tertulis berupa KTP atau identitas cetak lainnya. Sayangnya hal itu tidak berhasil.
Jenazah kemudian dievakuasi ke kamar mayat RSUD Waluyo Jati. Petugas kemudian melanjutkan pelacakan identitas melalui sidik jari. Tetapi lagi-lagi tidak ditemukan. Hingga akhirnya petugas berupaya mencari identitas secara manual dengan menyebarkan kabar penemuan mayat.
“Sampai saat ini (kemarin, red) masih belum ada pihak keluarga yang datang. Serta belum ditemukan identitas mayat,” katanya Senin (27/7).
Mujino menjelaskan bahwa penyimpanan mayat di rumah sakit bersifat sementara. Nantinya jika sampai batas waktu yang ditentukan belum ada kabar atau tidak ada keluarga yang menjemput jenazah. Maka pihak rumah sakit akan mengubur jenazah di pemakaman dekat TKP penemuan mayat tersebut.
“Rencananya Selasa (28/7) akan kami makamkan sebagaimana mestinya. Seperti orang meninggal dunia pada umumnya,” tuturnya.
Diberitakan sebelumnya pria tanpa identitas ditemukan meninggal dunia di bantaran sungai Dusun Kampung Baru, Desa Sukodadi, Paiton. Kamis siang (23/7). Sebelum ditemukan tak bernyawa warga sempat melihat orang tersebut kondisinya sudah lemah di TKP.
Terlentang sambil membersihkan matanya dengan menggunakan tangan. Pria tersebut menggunakan kaos warna abu - abu, menggunakan celana pendek warna hitam dan berselimut sarung kotak-kota.
Sekitar 1,5 jam kemudian warga kembali melihat pria tersebut. Namun berbeda dengan sebelumnya pria tersebut terlihat sudah tak bergerak. Khawatir terjadi hal-hal yang tidak diinginkan warga menyapanya.
Tetapi tidak ada respon. Warga kemudian berinisiatif mengecek kondisi pria itu. Saat itulah diketahui jika pria yang diduga ODGJ tersebut sudah meninggal dunia. (ar/fun)
Editor : Abdul Wahid