Haul Akbar Ke-42 Al Arif Billah Waliyullah Habib Husein bin Hadi Al Hamid, Habib Qodir: Setiap Amal Harus Dilandasi Keikhlasan

Jamaludin • Dipublikasikan Senin, 27 Juli 2026 | 12:33 WIB
HAUL: Pengasuh Ponpes Islam Al Habib Muhammad Shodiq bin Husein Ahlussunnah Wal Jamaah Al Habib Abdul Qodir bin Muhammad Shodiq Al Hamid bersama Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris dan para habaib.
HAUL: Pengasuh Ponpes Islam Al Habib Muhammad Shodiq bin Husein Ahlussunnah Wal Jamaah Al Habib Abdul Qodir bin Muhammad Shodiq Al Hamid bersama Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris dan para habaib.

RIBUAN jemaah memadati Haul Akbar ke-42 Al Arif Billah Waliyulloh Habib Husein bin Hadi Al Hamid. Minggu (26/7), haul digelar di Desa Brani Kulon, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo.

Haul perintis Pondok Pesantren (Ponpes) Islam Al Habib Muhammad Shodiq bin Husein Ahlussunnah Wal Jamaah, Desa Brani Kulon, ini menjadi magnet bagi jemaah. Ribuan jemaah hadir dari berbagai daerah, termasuk dari mancanegara.

Meski harus berhimpitan dengan sesama jemaah, hal itu tidak mengurangi kekhusyukan mereka dalam mengikuti rangkaian haul. Kegiatan yang diisi pembacaan ayat-ayat suci Alquran dan pengajian ini berlangsung mulai pukul 10.00 hingga sekitar pukul 14.00.

DIKAWAL: Pengasuh Ponpes Islam Al Habib Muhammad Shodiq Ahlussunnah Wal Jamaah Habib Abdul Qodir bin Muhammad Shodiq bin Husein Al Hamid bersama rombongan menuju lokasi haul.
DIKAWAL: Pengasuh Ponpes Islam Al Habib Muhammad Shodiq Ahlussunnah Wal Jamaah Habib Abdul Qodir bin Muhammad Shodiq bin Husein Al Hamid bersama rombongan menuju lokasi haul.

Haul berpusat di Masjid Mubarok Al Habib Husein di kompleks ponpes setempat. Jemaah tumpah ruah memenuhi area pesantren hingga berbagai titik di sekitarnya, seperti di teras-teras rumah warga hingga jalan desa.

Mereka larut dalam rangkaian doa, pembacaan maulid, serta tausiah yang berlangsung damai, sejuk, dan penuh kecintaan kepada dzurriyah Rasulullah SAW. Haul ini juga menjadi wasilah untuk mempererat ukhuwah dan menyatukan umat.

Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris dalam sambutannya, mengajak seluruh jemaah tidak hanya mencari berkah. Tetapi juga mengambil ibrah dari perjuangan Al Arif Billah Habib Husein bin Hadi Al Hamid. “Keteladanan Habib Husein harus diwujudkan dengan menjauhi sifat iri dan dengki, serta menjadi ahli ibadah dan salawat, seperti beliau,” katanya.

MEMBELUDAK: Ribuan jemaah dari berbagai daerah tumpah ruah mengikuti haul di Masjid Al Mubarok Habib Husein.
MEMBELUDAK: Ribuan jemaah dari berbagai daerah tumpah ruah mengikuti haul di Masjid Al Mubarok Habib Husein.

Bupati Haris juga mengapresiasi keluarga besar Ponpes Islam Al Habib Muhammad Shodiq bin Husein Ahlussunnah Wal Jamaah, yang istiqamah menyelenggarakan haul dan majelis salawat. “Kami memohon doa seluruh jemaah agar Kabupaten Probolinggo senantiasa diberi kekuatan mewujudkan Probolinggo SAE,” harapnya.

Ceramah agama salah satunya diisi oleh Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Huda, Purwokerto, Jawa Tengah, Gus Ajir Ubaidillah. Ia mengatakan, membeludaknya jemaah haul menjadi bukti besarnya kecintaan umat kepada Al Arif Billah Habib Husein bin Hadi Al Hamid.

“Para jemaah datang tanpa perintah, undangan, maupun ajakan melalui buzzer. Hal itu menunjukkan bahwa seseorang yang semasa hidupnya senantiasa berbuat baik, memperkuat keimanan, dan memperbanyak amal saleh akan tetap dicintai masyarakat meski telah wafat,” katanya.

JEMAAH: Sejak pagi jalan Desa Brani Kulon, Kecamatan Maron, dipenuhi jemaah yang hendak mengikuti haul.
JEMAAH: Sejak pagi jalan Desa Brani Kulon, Kecamatan Maron, dipenuhi jemaah yang hendak mengikuti haul.

Ustadz Habib Taufiq bin Abdul Qadir Assegaf dari Pondok Pesantren Sunniyah Salafiyah Pasuruan menjelaskan, ada lima perkara seseorang dapat disebut sebagai waliyullah. Di antaranya, memiliki agama yang kuat, memiliki harta yang cukup, sehingga tidak bergantung atau mengharapkan pemberian orang lain, merasa malu ketika dipuji atau disanjung, berakhlak mulia, serta memiliki sifat loman atau gemar memberi.

KEAMANAN: Sejumlah petugas keamanan disebar di sejumlah pintu masuk untuk menyambut para jemaah.
KEAMANAN: Sejumlah petugas keamanan disebar di sejumlah pintu masuk untuk menyambut para jemaah.

“Kalau lima perkara ini dimiliki, dia adalah orang yang bersih dan suci, sehingga setan akan menjauh. Anda boleh meneliti, lima hal ini ada pada Habib Husein,” ujar ketua DPP Rabithah Alawiyah ini.

Ketua PC NU Kraksaan K.H. Hafidzul Hakiem Noer mengajak jemaah meluruskan niat menghadiri haul sebagai bentuk ikhtiar untuk berdoa dan bertawasul kepada Allah melalui wali-Nya. “Kita hadir di sini untuk berdoa dan bertawasul kepada Allah melalui wali-Nya. Insyaallah, sepulang dari sini, Allah akan mengabulkan doa dan hajat kita,” ujar pengasuh Ponpes Nurul Qadim Kalikajar, Paiton, itu.

Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Islam Al Habib Muhammad Shodiq bin Husein Ahlussunnah Wal Jamaah Al Habib Abdul Qodir bin Muhammad Shodiq Al Hamid, dalam tausiahnya banyak menyampaikan pentingnya keikhlasan. Menurutnya, setiap amal yang dilakukan seorang muslim harus dilandasi niat tulus semata-mata karena Allah SWT.

VIDEOTRON: Jemaah yang tidak kebagian tempat, panitia menyiapkan sejumlah videotron.
VIDEOTRON: Jemaah yang tidak kebagian tempat, panitia menyiapkan sejumlah videotron.

Khalifah ketiga Ponpes Islam Al Habib Muhammad Shodiq bin Husein Ahlussunnah Wal Jamaah ini menjelaskan, keikhlasan tidak hanya diwujudkan melalui ibadah. Tetapi juga dalam menjalankan berbagai perintah agama. Termasuk menunaikan zakat. Sebab, setiap manusia pada akhirnya akan kembali kepada Allah SWT.

KHALIFAH KETIGA: Pengasuh Ponpes Islam Al Habib Muhammad Shodiq bin Husein Al Habib Abdul Qodir bin Muhammad Shodiq Al Hamid memberikan ceramah agama.
KHALIFAH KETIGA: Pengasuh Ponpes Islam Al Habib Muhammad Shodiq bin Husein Al Habib Abdul Qodir bin Muhammad Shodiq Al Hamid memberikan ceramah agama.

“Karena itu, selama masih diberi kesempatan hendaknya memperbanyak amal saleh, berbuat baik dengan penuh keikhlasan, serta menunaikan kewajiban zakat. Amal yang dilakukan dengan ikhlas karena Allah, akan mengantarkan seseorang kepada kemuliaan dan menjadi golongan orang-orang yang beruntung," ujarnya.

Habib Abdul Qodir juga mengajak seluruh jemaah senantiasa menjaga salat lima waktu. Terutama dengan berjemaah.

SAMBUTAN: Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris memberikan sambutan dan memotivasi para jemaah.
SAMBUTAN: Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris memberikan sambutan dan memotivasi para jemaah.

Di akhir tausiahnya, ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jemaah. Juga semua pihak yang telah membantu menyukseskan pelaksanaan Haul ke-42 Al Arif Billah Waliyullah Habib Husein bin Hadi Al Hamid.

“Apabila dalam pelaksanaan haul ini masih terdapat kekurangan maupun kekhilafan, baik dalam penyediaan hidangan maupun tempat, kami memohon maaf. Tidak ada manusia yang sempurna selain Nabi Muhammad SAW," ujarnya.

CERAMAH: Gus Ajir Ubaidillah dari Pondok Pesantren Nurul Huda, Purwokerto, Jawa Tengah, memberikan ceramah agama.
CERAMAH: Gus Ajir Ubaidillah dari Pondok Pesantren Nurul Huda, Purwokerto, Jawa Tengah, memberikan ceramah agama.

Membeludaknya jumlah jemaah telah diantisipasi panitia dengan menyiapkan belasan tenda tambahan di sejumlah titik. Sejumlah videotron juga dipasang di kawasan jalan desa, agar jemaah yang tidak dapat masuk ke area utama tetap dapat mengikuti jalannya acara. Bahkan, halaman dan teras rumah warga dimanfaatkan sebagai tempat duduk jemaah.

Panitia juga menyiapkan puluhan titik parkir untuk mengakomodasi kendaraan jemaah. Tanah lapang, halaman sekolah, hingga pekarangan rumah warga. Warga sekitar turut membantu mengatur arus kendaraan, sehingga pelaksanaan haul berjalan tertib.

CERAMAH: Habib Taufiq bin Abdul Qadir Assegaf dari Pondok Pesantren Sunniyah Salafiyah, Pasuruan, menyebutkan ada lima perkara seseorang disebut waliyullah.
CERAMAH: Habib Taufiq bin Abdul Qadir Assegaf dari Pondok Pesantren Sunniyah Salafiyah, Pasuruan, menyebutkan ada lima perkara seseorang disebut waliyullah.
CERAMAH: Ketua PCNU Kota Kraksaan K.H. Hafidzul Hakiem Noer, mengajak seluruh jemaah meluruskan niat menghadiri haul sebagai bentuk ikhtiar untuk berdoa.
CERAMAH: Ketua PCNU Kota Kraksaan K.H. Hafidzul Hakiem Noer, mengajak seluruh jemaah meluruskan niat menghadiri haul sebagai bentuk ikhtiar untuk berdoa.

Haul akbar ini juga membawa berkah ekonomi bagi masyarakat. Ratusan pedagang memadati sepanjang jalan menuju pesantren dengan menjajakan aneka makanan dan minuman, busana muslim, aksesori, mainan anak, hingga berbagai kebutuhan lainnya. Ramainya jemaah membuat dagangan mereka laris, sehingga turut menggerakkan roda perekonomian masyarakat di sekitar lokasi haul. (uno/*)

Editor : Fahreza Nuraga
Haul Akbar Habib Husein Hamid Brani Kulon jemaah