KOTAANYAR, Radar Bromo- Kebakaran lahan terjadi Rabu (22/7) sore di Desa Pasembon, Kecamatan Kotaanyar. Tidak ada korban dalam insiden ini namun lahan kering seluas 500 meter persegi hangus terbakar. Asap pekat yang mengepul mengganggu pengguna jalan.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo Oemar Sjarief mengatakan, kebakaran lahan ini diketahui oleh petugas bermula dari laporan warga.
Laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan mendatangi lokasi tempat kejadian kebakaran.
Rupanya benar, api membakar tanaman yang didominasi oleh rumput kering, ilalang dan daun kering. Api kemudian merembet karena ditiup angin hingga meluas dan menimbulkan asap. Kepulan asap mengganggu pengguna jalan.
“TRC mendapatkan laporan dari masyarakat ada lahan terbakar di Desa Pasembon. Tentunya laporan tersebut segera ditindaklanjuti,” katanya Kamis (23/7).
Karena wilayah kebakaran merupakan kawasan tandus sehingga susah untuk memadamkan api dengan air.
Maka petugas kemudian melakukan pemadaman secara manual dengan gebyok. Memukul-mukul api menggunakan daun dan ranting hingga api padam.
Upaya tersebut dilakukan tidak hanya fokus pada pemadaman api. Tetapi juga dilakukan sampai tidak tersisa bara api. Sebab bara api dapat menjadi pemicu kebakaran kembali terjadi.
Saat pemadaman, petugas harus berhati-hati. Bukan hanya karena wilayah kebakaran mengeluarkan asap tebal. Tetapi juga karena medannya yang berbatasan dengan tebing.
Setelah melakukan gebyok selama satu jam kebakaran lahan berhasil dipadamkan oleh petugas.
“Pemadaman dilakukan supaya api tidak tambah menyebar. Dari insiden ini setidaknya lahan seluas 500 meter persegi hangus terbakar,” terangnya. (ar/fun)
Editor : Fandi Armanto