GENDING, Radar Bromo-Insiden kebakaran terjadi di Curahsawo, Gending, Rabu (22/7) sore. Api melalap sebuah bengkel tambal ban milik Kepala Desa Pesisir Sanemo.
Api diduga berasal dari puntung rokok kemudian membesar dan membakar bangunan bengkel. Akibat kejadian ini pemilik mengalami kerugian materil mencapai Rp 85 juta.
Sanemo mengatakan, insiden ini terjadi saat bengkel tambal ban sedang tutup. Ditinggal oleh pekerja yang sedang ada hajatan.
Sumber api diduga berasal dari orang tak dikenal membuang puntung rokok yang menyala di got sisi utara bengkel.
“Kebakaran terjadi saat bengkel ditinggal oleh pekerja. Pamitnya ada hajatan,” katanya Kamis (23/7).
Bara dari puntung rokok tersebut kemudian membesar lalu merambat ditiup angin. Lantaran angin yang kencang kemudian membuat kobaran api semakin besar. Hingga akhirnya merembet ke bangunan bengkel yang berkonstruksi semipermanen.
Bangunan bengkel mayoritas dari kayu dan bambu. Sementara barang di dalam bengkel berisi barang-barang yang mudah terbakar.
Kebakaran tersebut diketahui oleh warga yang melintas. Akhirnya warga menghubungi pemilik bengkel. Laporan tersebut kemudian diteruskan kepada pemadam kebakaran Kabupaten Probolinggo. Petugas kemudian segera mendatangi lokasi kejadian kebakaran.
Kepala Bidang Pengendalian Bahaya Kebakaran dan Non-Kebakaran Satpol PP Kabupaten Probolinggo Andrea Persaulian mengatakan, mobil damkar berkapasitas 3.500 liter air dikerahkan meluncur ke lokasi kebakaran. Selain itu sebanyak 6 petugas damkar turut serta.
Sesampainya di lokasi rupanya api sudah berkobar cukup besar. Dengan sigap petugas melakukan pemadaman. Melakukan penyemprotan air di pusat kobaran api.
Setelah api padam petugas melanjutkan pendinginan. Hal ini untuk memastikan tidak ada bara api yang tersisa.
“Bengkel berada di sisi selatan pantura Desa Curahsawo. Asap cukup tebal sehingga percepatan penanganan kebakaran perlu dilakukan. Petugas membutuhkan waktu satu jam untuk memadamkan api,” tuturnya.
Akibat kebakaran ini seluruh bangunan bengkel tambal ban hangus terbakar. Api juga menghanguskan perlengkapan bengkel mulai dari kompresor, impact, dan pekakas bengkel lainnya. Dari insiden ini pemilik ditaksir mengalami kerugian mencapai Rp 85 juta.
“Tidak ada kendala selama proses pemadaman api. Pemilik ditaksir mengalami kerugian puluhan juta rupiah,” tandasnya. (ar/fun)
Editor : Fandi Armanto