PAJARAKAN, Radar Bromo - Ruas jalan wilayah hukum Polres Probolinggo memiliki potensi kecelakaan yang cukup tinggi. Satlantas Polres Probolinggo memasang 20 papan pada ruas jalan rawan kecelakaan di pantura dan selatan Kabupaten Probolinggo.
Kanit Keamanan dan Keselamatan Satlantas Polres Probolinggo Aiptu Ery Kusuma mengatakan, kecelakaan yang menimbulkan fatalitas tinggi menjadi atensi.
Perlu ada upaya berkelanjutan demi menurunkan potensi kecelakaan lalu lintas dan menekan pelanggaran yang dilakukan oleh pengguna jalan.
Menekan potensi kecelakaan tidak hanya dilakukan dengan penindakan tegas berupa penegakan hukum berupa tilang dan pemberian sanksi.
Tetapi juga perlu dilakukan dengan pencegahan seperti melakukan sosialisasi langsung serta pemasangan papan di jalur rawan kecelakaan atau black spot.
“Meningkatkan kesadaran pengguna jalan juga perlu dilakukan. Salah satunya dengan memasang papan. Papan ini berisi peringatan dan himbauan,” katanya.
Petugas memetakan titik rawan di jalur Pantura. Meliputi ruas jalan Kecamatan Paiton, Kraksaan, Pajarakan, Gending, dan Dringu. Serta wilayah selatan meliputi ruas jalan Kecamatan Leces dan Tegalsiwalan.
Bahkan pada titik-titik tertentu papan peringatan dan imbauan dipasang sekaligus. Harapannya dengan adanya papan tersebut pengguna jalan bisa terketuk kemudian lebih berhati-hati dalam berkendara. Bukan hanya untuk keselamatan dirinya sendiri, tetapi juga untuk pengendara lain.
“Ada 20 papan yang dipasang. Titik yang dipasang papan merupakan jalur black spot. Semua ruas jalan yang sebelumnya sudah terpetakan kami pasang papan,” bebernya.
Ery menambahkan sejauh ini pemetaan lanjutan terus dilakukan. Pasalnya kondisi jalan bisa berubah seiring dengan meningkatnya jumlah kendaraan yang melintas saat akhir pekan dan libur nasional.
Dari keseluruhan ruas jalan yang ada sejauh ini wilayah pantura masih menjadi atensi. Sebab volume kendaraan yang melintas lebih banyak. Kondisi demikian terjadi karena jalur pantura merupakan akses penghubung antar daerah dan antar provinsi.
“Pemantauan kami lakukan secara berkala. Kami berharap kesadaran masyarakat saat berkendara meningkat. Sehingga potensi kecelakaan lalu lintas bisa ditekan,” pungkasnya. (ar/fun)
Editor : Abdul Wahid