Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Gara-gara Ada yang Bakar Sampah, Warung Es Degan Milik Warga Desa Curah Sawo di Gending Probolinggo Kebakaran

Inneke Agustin • Rabu, 15 Juli 2026 | 16:58 WIB
MASIH MEMBARA: Personel damkar melakukan pemadaman di lokasi kebakaran warung es degan milik Sakrim, di Desa Curah Sawo, Kecamatan Gending pada Rabu (15/7) dini hari. (Foto: Damkar for Jawa Pos Radar Bromo)
MASIH MEMBARA: Personel damkar melakukan pemadaman di lokasi kebakaran warung es degan milik Sakrim, di Desa Curah Sawo, Kecamatan Gending pada Rabu (15/7) dini hari. (Foto: Damkar for Jawa Pos Radar Bromo)

 

GENDING, Radar Bromo-Warga Dusun Karanganyar, Desa Curah Sawo, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, dibuat gempar, Rabu (15/7) dini hari. Sebuah warung es degan milik warga sekitar, mendadak dilalap si jago merah.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun warung yang diketahui milik Sakrim, 50, ludes terbakar dengan kerugian ditaksir mencapai jutan rupiah.

Komandan Regu (Danru) Damkar Satpol PP Kota Probolinggo, Edi Sasongko mengatakan kebakaran diduga dipicu bara api dari aktivitas pembakaran sampah yang sebelumnya dilakukan di dekat lokasi warung.

Api diduga belum benar-benar padam saat ditinggalkan. Bara yang masih menyala kemudian terbawa embusan angin hingga mengenai bangunan warung yang sebagian besar terbuat dari kayu dan bambu.

"Diduga setelah pembakaran sampah selesai, apinya tidak dipastikan benar-benar padam. Bara yang terbawa angin kemudian menyambar bagian warung sehingga memicu kebakaran," ujarnya.

Material bangunan yang mudah terbakar serta tiupan angin yang cukup kencang membuat api dengan cepat membesar dan melalap warung tersebut.

Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh seorang warga yang kebetulan melintas di lokasi. Kejadian itu pun disampaikan pada pemilik warung dan dilaporkan ke petugas Damkar melalui layanan call center.

Menerima laporan itu, damkar langsung menerjunkan satu unit mobil pemadam kebakaran berkapasitas 3.500 liter menuju lokasi kejadian.

Sebelum petugas tiba, warga sekitar sempat berupaya memadamkan kobaran api menggunakan peralatan seadanya. Namun, besarnya api membuat upaya tersebut belum membuahkan hasil.

"Saat petugas tiba, api masih berkobar sehingga kami langsung melakukan proses pemadaman agar tidak merembet ke bangunan lain," kata Edi.

Ia menjelaskan, proses pemadaman berlangsung sekitar satu jam, mulai pukul 05.00 hingga 05.58. Beruntung akses menuju lokasi cukup mudah sehingga petugas dapat segera menjangkau titik kebakaran.

Tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut karena kebakaran terjadi saat dini hari ketika warung belum beroperasi. "Di lokasi terdapat tiga warung, namun yang terbakar hanya satu unit," pungkasnya. (gus/fun)

Editor : Fandi Armanto
warung es degan damkar kebakaran gending