Pembangunan yang tepat sesuai dengan kebutuhan menjadi fokus Pemerintah Desa Sumberduren, Kecamatan Krucil, Kebupaten Probolinggo. Infrastruktur, pemenuhan kebutuhan air bersih, dan kebutuhan pelengkap lainnya jadi sasarannya. Di tengah keterbatasan anggaran keuangan yang dimiliki. pembangunan yang tepat sesuai kebutuhan masyarakat menjadi hal wajib bagi pemerintah desa. Hal ini juga dilakukan oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Sumberduren.
PEMETAAN kebutuhan masyarakat dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan. Realisasinya dilakukan bergiliran menyesuaikan kebutuhan dan kemampuan anggaran yang dimiliki desa. Dari pemetaan yang dilakukan, peningkatan kualitas infrastruktur desa masih menjadi prioritas.
“Pembangunan infrastruktur dilakukan berkelanjutan. Bukan hanya demi kenyamanan, tetapi juga keamanan masyarakat,” kata Kepala Desa Sumberduren Muhammad Nufan Syaiful Yahya.
Menggunakan anggaran keuangan yang tersedia, pemdes desa berencana membangun dua infrastruktur. Diantaranya membangun tembok penahan tanah (TPT) di RT 1/RW 1, Dusun Krajan. Dengan rencana pengerjaan panjang 20 meter dan tinggi 4 meter.
Bangunan ini memiliki dua fungsi, yakni sebagai penguat bahu jalan sekaligus sebagai mitigasi potensi longsor pada bahu jalan. Wilayah desa yang didominasi tebing membuat potensi tanah longsor menjadi lebih tinggi. “TPT perlu dibangun karena rawan longsor. Saat musim hujan kerap diwaspadai,” ucapnya.
Selanjutnya pembangunan fisik yang akan dilakukan adalah merabat beton jalan sepanjang 160 meter di RT 5/RW 1, Dusun Sumberkapong. Ruas jalan ini merupakan akses utama warga untuk melakukan aktivitas sehari-hari yang saat ini masih berupa jalan makadam.
Ini sering dikeluhkan warga khususnya saat masuk musim hujan. Sebab jalan menjadi licin dan kurang aman jika dilintasi. Kerawanan menjadi bertambah saat kendaraan yang melintas mengangkut pakan ternak, hasil panen, atau kayu.
Nufan menuturkan konstruksi rabat beton dinilai cocok dengan kondisi tanah. Sehingga saat terealisasi dapat dimanfaatkan dalam jangka waktu yang lama. Dibangunnya jalan juga dapat memberikan beberapa dampak. Seperti aktivitas warga menjadi lebih lancar. Serta dapat mengatrol perekonomian warga.
“Jalan bagi warga yang tinggal di dataran tinggi menjadi sebuah kebutuhan utama. Karena itulah pemerintah desa bertahap melakukan pembangunan,” tuturnya.
Penuhi Kebutuhan Air Bersih-Wifi Gratis
PEMENUHAN kebutuhan lainnya juga dilakukan oleh Pemerintah Desa Sumberduren. Berada di dataran tinggi ketersediaan air bersih cukup terbatas. Hal ini terjadi karena sumber air bersih jaraknya cukup jauh.
Sehingga untuk memenuhi kebutuhan air bersih masih membutuhkan waktu dan tenaga. Selain itu beberapa warga yang tinggal dekat aliran sungai. Memanfaatkan air sungai untuk kebutuhan air bersih. Sayangnya warga kerap mengalami kesulitan air bersih saat musim kemarau.
Kepala Desa Sumberduren Muhammad Nufan Syaiful Yahya mengatakan pemenuhan air bersih menjadi hal utama. Oleh sebab itulah pembangunan tandon air dan pipanisasi air bersih dilakukan secara bertahap. Tahun ini program tersebut dilakukan di RT 13/RW 4, Dusun Manggisan.
“Air bersih dibutuhkan semua warga desa. Program air bersih menjangkau rumah kami realisasikan di Dusun Manggisan,” katanya.
Pemenuhan air bersih ini dengan mengambil langsung air dari sumber yang ada di hutan. Kemudian dialirkan menuju tandon utama. Selanjutnya akan dialirkan ke rumah warga dengan sebuah pipa. Dengan bentang panjang 600 meter. Air tersebut mampu menjangkau rumah warga yang dihuni oleh 120 kepala keluarga.
“Dengan pipanisasi, maka air bisa mengalir sampai ke rumah. Warga tidak lagi kebingungan untuk memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari,” ucapnya.
Kebutuhan lainnya yang dipenuhi oleh pemerintah desa adalah pemenuhan jaringan WiFi gratis. Program wifi masuk desa ini merupakan program yang begitu dibutuhkan masyarakat. Di zaman seperti saat ini. sinyal seluler dan wifi menjadi hal utama. Sebab semua kegiatan mulai dari aktivitas komunikasi, pendidikan, hingga jual beli online diakses melalui handphone maupun laptop. Dengan jaringan WiFi gratis maka masyarakat tak akan kebingungan lagi.
Nufan menambahkan WiFi gratis ini ditempatkan pada gardu yang menyebar di 4 dusun meliputi Dusun Krajan, Tengah, Tambih, dan Manggisan. Gardu ini juga dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai poskamling. Dengan demikian komunikasi antar dusun lebih terjamin.
Rencana Pembangunan Tahun 2026
● Membangun TPT di RT 1/RW 1, Dusun Krajan;
● Merabat beton jalan di RT 5/RW 1, Dusun Sumberkapong;
(ar/fun/*)
Editor : Abdul Wahid