Pemerintah Desa (Pemdes) Patalan, Kecamatan Wonomerto terus mendorong pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Sebagai desa yang sebagian besar warganya menggantungkan hidup pada sektor pertanian, berbagai program difokuskan untuk memperkuat infrastruktur penunjang sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi petani.
SALAH satu program prioritas yang tengah berjalan tahun ini adalah pembangunan jalan paving di Dusun Sungai Tengah sepanjang 195 meter dengan lebar dua meter. Hingga kini progres pengerjaan telah mencapai sekitar 50 persen dan ditargetkan rampung dalam waktu satu pekan.
Kasi Pembangunan Desa Patalan, Budiono menjelaskan bahwa jalan tersebut memiliki peran strategis karena menjadi akses utama masyarakat menuju lahan pertanian sekaligus penghubung ke desa tetangga.
"Jalan ini setiap hari dilalui warga yang berangkat ke sawah maupun mengangkut hasil panen. Selain itu juga menjadi akses menuju berbagai fasilitas umum seperti pasar dan koperasi, sehingga keberadaannya sangat penting bagi aktivitas ekonomi masyarakat," ujarnya.
Tak jauh dari ruas jalan tersebut berdiri Gedung Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Desa Patalan. Lokasinya hanya sekitar 50 meter dari permukiman warga sehingga mudah dijangkau masyarakat.
Pemdes berharap koperasi tersebut menjadi pusat aktivitas ekonomi desa. Selain menyediakan kebutuhan pokok bagi masyarakat, koperasi juga diproyeksikan menjadi wadah pemasaran hasil pertanian warga sehingga nilai jual komoditas dapat lebih terjaga.
"Kami berharap keberadaan koperasi dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ke depan, hasil pertanian warga dapat dipasarkan melalui koperasi sehingga petani memiliki saluran pemasaran yang lebih baik," kata Budiono.
Desa Patalan sendiri memiliki sejumlah komoditas unggulan. Mulai dari padi, jagung, hingga tembakau. Salah satu varietas yang menjadi kebanggaan masyarakat adalah tembakau Dhenang Malang yang dikenal memiliki aroma khas dan cita rasa lebih kuat dibandingkan beberapa jenis tembakau dari daerah lain.
"Ke depan kami ingin mengembangkan potensi tembakau unggulan ini agar memiliki nilai ekonomi lebih tinggi dan dapat dipasarkan lebih luas, termasuk melalui koperasi desa," jelasnya.
Untuk mendukung produktivitas pertanian, Pemdes Patalan juga berkolaborasi dengan Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU SDA) Provinsi Jawa Timur membangun saluran irigasi di Dusun Sungai Tengah.
Sebelumnya aliran air masih melalui saluran tanah sehingga banyak air yang meresap sebelum sampai ke lahan pertanian.
“Dengan adanya saluran irigasi permanen, distribusi air diharapkan menjadi lebih lancar dan merata sehingga mampu meningkatkan produktivitas lahan pertanian serta kesejahteraan para petani,” pungkasnya.
Tingkatkan SDM Petani-Layanan Kesehatan
KOMITMEN Pemerintah Desa Patalan dalam membangun desa tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan fisik. Tetapi juga melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya di bidang pertanian dan kesehatan masyarakat.
Sebagai upaya menciptakan pertanian yang lebih berkelanjutan, Pemdes Patalan secara rutin memberikan pelatihan kepada para petani.
Salah satunya adalah pelatihan pembuatan pupuk organik yang memanfaatkan kotoran ternak sebagai bahan baku utama.
Kasi Pembangunan Desa Patalan, Budiono yang juga menjabat sebagai Sekretaris Kelompok Tani "Tani Makmur" mengatakan bahwa para petani dibimbing mengolah kotoran sapi melalui proses fermentasi hingga menjadi pupuk organik siap pakai.
"Pemanfaatan pupuk organik menjadi langkah penting agar pertanian tidak terus bergantung pada pupuk kimia. Selain lebih ramah lingkungan, pupuk organik juga mampu memperbaiki kondisi tanah secara bertahap," ujarnya.
Menurut Budiono, penggunaan pupuk organik dapat meningkatkan kualitas maupun kuantitas hasil panen. Sebaliknya, penggunaan pupuk dan bahan kimia secara berlebihan dalam jangka panjang berpotensi menurunkan kesuburan tanah sehingga berdampak pada produktivitas pertanian.
Selain mendukung sektor pertanian, Pemdes Patalan juga terus memperkuat pelayanan kesehatan melalui kegiatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) yang dilaksanakan secara rutin di setiap dusun.
Pelayanan kesehatan diberikan kepada seluruh kelompok usia, mulai dari ibu hamil, balita, remaja, hingga lanjut usia. Bagi ibu hamil dan balita, pemeriksaan difokuskan pada pemantauan status gizi, kesehatan, serta tumbuh kembang anak.
Sementara itu, bagi remaja diberikan edukasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba serta pentingnya mencegah pernikahan usia dini. Adapun bagi kelompok lanjut usia dilakukan pemeriksaan kesehatan seperti pengecekan tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, dan asam urat.
"Apabila ditemukan kondisi kesehatan yang membutuhkan penanganan lebih lanjut, kami langsung memberikan rujukan ke Puskesmas Wonomerto agar masyarakat segera memperoleh pelayanan medis yang sesuai," tutur Budiono.
Melalui berbagai program pembangunan fisik, pemberdayaan petani, hingga peningkatan layanan kesehatan, Pemdes Patalan berharap kualitas hidup masyarakat terus meningkat dan pembangunan desa dapat berjalan secara berkelanjutan dengan melibatkan seluruh potensi yang dimiliki desa. (gus/fun/*)
Editor : Fandi Armanto