BANYUANYAR, Radar Bromo- Sebuah toko Alat Tulis Kantor (ATK) di Desa Klenang Kidul, Kecamatan Banyuanyar, Kabupaten Probolinggo, dilalap api.
Selasa (7/7), toko milik Yaqin, 42, ini terbakar diduga akibat korsleting arus listrik. Korban ditaksir mengalami kerugian Rp 80 juta.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 02.00. Saat itu toko sedang tutup dan ditinggal pemiliknya pulang ke Desa Gading Kulon, Kecamatan Banyuanyar. Tiba-tiba saja kepulan asap keluar dari atap toko.
Karena lingkungan sekitar saat itu sepi, kebakaran tidak langsung diketahui warga. Sekitar setengah jam kemudian, ada warga yang melintas di jalan di depan toko. Ia pun memberi tahu sejumlah warga dan perangkat Desa Klenang Kidul.
Sejumlah warga juga berpaya memadamkan api. Kesulitan, warga menghubungi Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP Kabupaten Probolinggo.
“Petugas (Damkar) mendapatkan laporan sekitar pukul 03.00,” ujar Kepala Bidang Pengendalian Bahaya Kebakaran dan Nonkebakaran Satpol PP Kabupaten Probolinggo Andrea Persaulian.
Tiga personel langsung menuju lokasi kejadian menggunakan mobil pemadam berkapasitas 3.500 liter air. Upaya pemadaman dilakukan.
Sekitar 1,5 jam kemudian, api berhasil dijinakkan. Petugas melanjutkan dengan upaya pendinginan untuk mencegah kebakaran susulan.
“Pemadaman api membutuhkan waktu 1,5 jam. Upaya pemadaman juga dibantu warga,” terangnya.
Andrea mengatakan, penyebab kebakaran belum bisa dipastikan. Dugaan sementara, kebakaran dipicu korsleting arus listrik.
Api membesar karena tidak segera diketahui, sementara bangunan maupun barang yang ada di dalamnya mudah terbakar.
“Tidak ada korban dalam kejadian ini, tetapi pemilik mengalami kerugian materiil sekitar Rp 80 juta,” ujarnya. (ar/rud)
Editor : Muhammad Fahmi