Pemerintah Desa (Pemdes) Jrebeng, Kecamatan Wonomerto terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Tahun ini, selain menjalankan berbagai program pembangunan fisik, Pemdes juga memperkuat sektor nonfisik melalui pengembangan website desa. Website ini diharapkan menjadi pusat informasi sekaligus sarana pelayanan publik berbasis digital.
OPERATOR Desa Jrebeng, Fikri Agung Pangestu menjelaskan bahwa website desa dirancang sebagai media yang mampu memperkenalkan potensi Desa Jrebeng kepada masyarakat luas. Berbagai informasi akan tersaji di dalamnya, mulai dari sejarah desa, profil wilayah, dokumentasi kegiatan masyarakat dan pemerintah desa, hingga potensi ekonomi lokal.
Tak hanya menjadi media informasi. Website tersebut juga diproyeksikan menjadi wadah pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Produk-produk unggulan warga akan dipromosikan bahkan dipasarkan secara digital sehingga memiliki jangkauan yang lebih luas.
"Kami ingin masyarakat semakin mengenal potensi Desa Jrebeng. Ke depan, website ini juga akan kami kembangkan menjadi layanan administrasi desa. Warga nantinya dapat mengurus berbagai keperluan seperti pengajuan surat keterangan maupun dokumen kependudukan tanpa harus datang berkali-kali ke balai desa," ujarnya.
Dengan hadirnya layanan berbasis digital, masyarakat diharapkan dapat menghemat waktu dan biaya dalam mengurus administrasi. Di sisi lain, pelaku UMKM memperoleh peluang pemasaran yang lebih besar sehingga mampu meningkatkan perekonomian desa.
Komitmen Pemdes Jrebeng dalam memperkuat perekonomian masyarakat juga diwujudkan melalui dukungan terhadap program nasional pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Tahun ini, pembangunan gedung koperasi telah diselesaikan di Dusun Krajan II.
Gedung tersebut berdiri di atas tanah kas desa setelah melalui proses musyawarah bersama masyarakat untuk menentukan lokasi yang dinilai strategis dan mudah dijangkau.
"Alhamdulillah pembangunan gedung sudah selesai 100 persen. Saat ini tinggal melengkapi sarana operasionalnya agar koperasi dapat segera memberikan manfaat bagi masyarakat," jelas Fikri.
Di bidang perlindungan sosial, Pemdes Jrebeng juga terus memastikan bantuan tepat sasaran. Sekretaris Desa Jrebeng, Sodik mengatakan bahwa Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) tahap pertama dan kedua tahun ini disalurkan kepada tiga keluarga penerima manfaat yang benar-benar memenuhi kriteria dan belum memperoleh bantuan sosial lainnya.
Selain itu, sebanyak 667 warga juga menerima bantuan pangan berupa 20 kilogram beras dan empat liter minyak goreng. "Kami berharap bantuan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat sekaligus menjaga daya beli warga," tuturnya.
Melalui berbagai program tersebut, Pemdes Jrebeng terus berupaya menghadirkan pelayanan yang semakin modern, memperkuat ekonomi masyarakat, sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga secara berkelanjutan.
Fokus Tingkatkan Produktivitas Pertanian
SELAIN mendorong transformasi pelayanan berbasis digital, Pemerintah Desa (Pemdes) Jrebeng juga memprioritaskan pembangunan infrastruktur dan penguatan ketahanan pangan sebagai fondasi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Kepala Desa Jrebeng, Ruslan mengatakan bahwa salah satu pembangunan yang menjadi prioritas tahun ini adalah saluran irigasi di Dusun Krajan II. Infrastruktur tersebut dibangun untuk mengatasi persoalan pengairan sawah yang selama ini kurang optimal akibat belum adanya saluran permanen.
Sebelumnya, aliran air hanya memanfaatkan jalur tanah yang mudah longsor saat musim hujan sehingga distribusi air menuju lahan pertanian sering terhambat. Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemdes terlebih dahulu membangun tembok penahan tanah (TPT) dengan tinggi sekitar tujuh meter sebelum melanjutkan pembangunan saluran irigasi sepanjang 12 meter.
"Harapannya tebing tidak mudah longsor lagi sehingga aliran air menuju sawah masyarakat menjadi lancar. Dengan pengairan yang baik, produktivitas pertanian juga diharapkan semakin meningkat," jelas Ruslan.
Komitmen meningkatkan sektor pertanian juga diperkuat melalui bantuan pembangunan saluran irigasi dari Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU SDA) Provinsi Jawa Timur. Tahun ini, saluran irigasi sepanjang kurang lebih 275 meter akan dibangun di Dusun Krajan I. Keberadaan jaringan irigasi tersebut diharapkan mampu memenuhi kebutuhan air bagi lahan pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani Desa Jrebeng.
Di sisi lain, Pemdes juga terus mengembangkan program ketahanan pangan melalui usaha penggemukan kambing. Saat ini terdapat sekitar 25 ekor kambing, baik jenis lokal maupun tessel yang dipelihara sebagai aset produktif desa.
Program tersebut tidak hanya bertujuan menjaga ketahanan pangan, tetapi juga menjadi sumber pendapatan asli desa (PAD) ketika harga jual ternak sedang tinggi. Selain itu, kegiatan pemeliharaan ternak juga membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar.
"Nantinya kambing akan dijual ketika harga pasar menguntungkan. Hasilnya dapat menjadi tambahan PAD desa sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat yang terlibat dalam pengelolaannya," terang Ruslan.
Melalui sinergi pembangunan infrastruktur, penguatan sektor pertanian, serta pengembangan usaha produktif desa, Pemdes Jrebeng terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan desa yang mandiri, produktif, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (gus/fun/*)
Editor : Fandi Armanto