Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Kasus Lumpy Skin Disease di Kabupaten Probolinggo Terbilang Landai

Moch Vikry Romadhoni • Selasa, 23 Juni 2026 | 12:10 WIB
ILUSTRASI Lumpy Skin Disease
ILUSTRASI Lumpy Skin Disease

 

DRINGU, Radar Bromo - Penyakit Lumpy Skin Disease (LSD) pada ternak masih menjadi atensi Dinas Pertanian Kabupaten Probolinggo. Namun hingga kini belum ada stok vaksin untuk penyakit menular pada ternak.

Penanganan secara dini penyakit ternak perlu dilakukan. Sebab penyakit tersebut akan berdampak pada kesehatan ternak dan pertumbuhan ternak terganggu.

Jika telat melakukan penanganan dapat menyebabkan ternak mati. Bahkan lebih jauh penyakit yang dibiarkan begitu saja akan menular secara masif kepada ternak lainnya.

“Penyakit LSD belum ada laporan atau temuan. Walaupun demikian tetap masih kami waspadai,” kata Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Pertanian Kabupaten Probolinggo drh. Nikolas Nuryulianto.

Terkendalinya penyakit LSD yang dapat menyerang ternak menjadi hal positif. Ini manandakan kesadaran peternak terhadap higiene sanitasi dan asupan nutrisi ternak sudah cukup baik.

Karena itulah sampai saat ini Dinas Pertanian masih belum mendapatkan stok vaksin LSD.

Dalam situasi yang terkendali petugas tetap melakukan pengawasan dan pengecekan rutin di kandang.

Upaya ini dilakukan demi memastikan kondisi ternak benar-benar sehat tidak terpapar virus penyakit menular.

“Sejauh ini belum mendapatkan alokasi vaksin LSD baik dari pemerintah pusat maupun provinsi,” ucapnya.

Nikolas menambahkan, penyakit LSD pada ternak dapat dihindari dengan menjaga higiene sanitasi kandang dan menjaga kebersihan tubuh ternak.

Penularan penyakit ini dapat terjadi melalui peralatan kandang tidak steril. Serta menyebarkan vektor melalui lalat, nyamuk, pinjal dan caplak.

Karena itulah pengecekan ternak tidak hanya dilakukan cukup pada kandang yang ditempati. Tetapi kebersihan tubuh sapi juga perlu diperhatikan.

“Jika dalam pengecekan langsung ke kandang. Kemudian menemukan kasus LSD tentunya petugas akan segera melakukan tindakan. Agar ternak sembuh dan tidak menulari ternak lainnya,” pungkasnya. (ar/fun)

Editor : Moch Vikry Romadhoni
#ternak #Lumpy Skin Disease #vaksin #penyakit