GADING, Radar Bromo-Makin banyak saja kasus nonkebakaran yang dilaporkan ke Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Probolinggo. Tidak hanya mengevakuasi hewan liar.
Seperti Rabu (17/6) pagi, damkar bahkan diminta untuk mengevakuasi kucing yang mati akibat nyemplung sumur di Dusun Pendem, Desa Kaliacar, Gading.
Petugas memerlukan alat khusus untuk mengangkat bangkai kucing dari kedalaman 10 meter ke atas sumur.
Evakuasi ini berawal dari laporan Samsul, 40, warga setempat. Saat hendak mengisi air dari sumur melihat benda mirip seekor binatang mengapung di permukaan air.
Setelah dicermati rupanya binatang tersebut merupakan seekor kucing. Kondisinya sudah mati.
Samsul awalnya hendak mengangkat bangkai binatang tersebut. Sayangnya sumur cukup dalam sementara tidak ada alat yang memadai untuk mengangkatnya. Hingga akhirnya Samsul memutuskan untuk menghubungi damkar.
“Sumur itu menjadi tempat penemuan kebutuhan air sehari-hari. Khawatir binatang mencemari air kemudian melapor,” kata Humas Damkar Kabupaten Probolinggo Sholehuddin.
Sebanyak 5 personel damkar kemudian mendatanginya. Sampai di lokasi, petugas langsung mengecek kondisi binatang yang akan dievakuasi. Serta lokasi evakuasi akan dilakukan.
Tahu objek di dalam sumur yang dalam dan sempit, petugas melakukan evakuasi dengan mengerahkan satu personel untuk turun langsung mengambil bangkai kucing.
Petugas menyiapkan tali dan pelindung wajah serta tabung oksigen untuk mencegah potensi kesulitan oksigen.
Setelah semua peralatan siap, petugas langsung beraksi mengambil bangkai kucing tersebut. Berhasil menjangkaunya kemudian menarik bangkai kucing hingga keatas sumur.
Sholehuddin menambahkan dalam evakuasi objek yang berada di bidang yang dalam dan sempit membutuhkan persiapan khusus.
Sebab hal ini menyangkut keselamatan petugas saat melakukan evakuasi. Jangan sampai evakuasi dilakukan kemudian menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan.
“Bangkai kucing bisa dievakuasi dari sumur dengan kedalaman 10 meter. Tidak ada kendala saat evakuasi. Hanya saja petugas harus berhati-hati,” jelasnya. (ar/fun)
Editor : Abdul Wahid