Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Dalam Semalam Damkar di Kabupaten Probolinggo Lepas Cincin Siswi dan Evakuasi Sarang Tawon

Achmad Arianto • Sabtu, 6 Juni 2026 | 17:20 WIB
DUA INSIDEN: Personel damkar mengevakuasi cincin dari jari siswi SD yang tak bisa dilepas. Kiri, Personel damkar mengevakuasi sarang tawon di rumah Saniman. (Foto: Damkar for Jawa Pos Radar Bromo)
DUA INSIDEN: Personel damkar mengevakuasi cincin dari jari siswi SD yang tak bisa dilepas. Kiri, Personel damkar mengevakuasi sarang tawon di rumah Saniman. (Foto: Damkar for Jawa Pos Radar Bromo)

 

KRAKSAAN, Radar Bromo-Damkar Kabupaten Probolinggo kembali melakukan tugas di luar meninakkan api. Dalam semalam, ada dua laporan yang dikerjakan. Mulai melepaskan cincin dari tangan siswi SD hingga mengevakuasi sarang tawon meresahkan.

Humas Damkar Kabupaten Probolinggo Sholehuddin mengatakan, personel damkar pada Jumat (5/6) malam didatangi siswi anak SD di Desa Sumberlele, Kecamatan Kraksaan yang di jarinya terpasang cincin berukuran kecil. Cincin itu tak dapat dilepas hingga jari bengkak.

Bermula saat Woro, 50, melihat siswinya mengalami kesakitan pada jari manis tangan kanannya. Saat dicek rupanya jari tersebut mengalami pembengkakan karena cincin emas yang dipakai sudah kekecilan.

Melihat hal itu kemudian mencoba melepaskan sendiri cincin tersebut. Sayangnya usaha yang dilakukan tidak berhasil. Kemudian mendatangi pos damkar kraksaan untuk mengevakuasi cincin.

“Ada guru mengantarkan muridnya yang kesakitan karena cincin kekecilan. Katanya sudah beberapa hari sakit,” kata Sholehuddin Sabtu (6/6).

Di kantor, dua petugas damkar langsung sigap menanganinya. Petugas lebih dulu melihat kondisi sebelum melepas cincin yang melekat. Selanjutnya petugas melakukan evakuasi cincin berbahan emas tersebut menggunakan benang.

“Petugas harus berhati-hati mengevakuasi cincin agar tidak mencederai jari korban. Perlahan cincin ditarik menggunakan benang hingga akhirnya cincin berhasil dilepas,” tuturnya.

Pada Jumat malam, damkar juga mengevakuasi sarang tawon dari rumah Saniman, 52, warga Desa Sumberejo, Kecamatan Paiton. Sarang sebesar helm orang dewasa tersebut kemudian dievakuasi ke tempat yang jauh dari pemukiman warga.

Evakuasi ini bermula saat Saniman bersih-bersih rumah. Tanpa sengaja Saniman melihat banyak tawon berseliweran dekat rumah. Karena khawatir menyengat kemudian mencari sarangnya.

Saat itulah diketahui sebuah sarang tawon vespa sebesar helm orang dewasa bertengger di bawah atap rumah.

Damkar lalu mendapatkan laporan dan dua petugas langsung mendatangi lokasi. Setelah memastikan hanya ada satu sarang tawon, dengan menggunakan alat pelindung diri petugas kemudian mengevakuasi sarang tawon tersebut. Posisinya berada di bawah atap rumah.

“Sarang tawon bisa dievakuasi tanpa ada kendala. Setelah berhasil dievakuasi selanjutnya dibawa ke tempat yang jauh dari pemukiman warga,” pungkasnya. (ar/fun)

Editor : Fandi Armanto
#cincin tak bisa lepas #sarang tawon vespa #damkar