Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Tanah Labil, Tebing Dam 8 di Condong Probolinggo Longsor

Inneke Agustin • Jumat, 5 Juni 2026 | 18:35 WIB
ASESMEN: Petugas TRC BPBD Kabupaten Probolinggo melalukan asesmen di lokasi tebing Dam 8, Desa Condong, Kecamatan Gading, yang longsor Jumat (5/6) siang.
ASESMEN: Petugas TRC BPBD Kabupaten Probolinggo melalukan asesmen di lokasi tebing Dam 8, Desa Condong, Kecamatan Gading, yang longsor Jumat (5/6) siang.

GADING, Radar Bromo - Tebing di kawasan Dam 8, Desa Condong, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo, mengalami longsor.

Menyusul kejadian tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo langsung asesmen ke lokasi pada Jumat (5/6) siang.

Petugas Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Probolinggo Agus Salim mengatakan, longsor itu sebenarnya terjadi Rabu (3/6).

Namun baru dilaporkan ke BPBD pada Jumat (5/6). Sehingga petugas baru dapat mengecek dan asesmen lapangan pada hari yang sama.

Berdasarkan hasil asesmen awal, longsor diduga dipicu oleh kondisi tanah yang labil.

Menurut Agus, pergerakan tanah di lokasi tersebut dapat terjadi sewaktu-waktu, meskipun tidak sedang turun hujan.

“Tanah di lokasi memang cukup labil. Pergerakannya bisa terjadi kapan saja meski tidak ada hujan,” ujarnya.

Akibatnya, tebing dengan tinggi sekitar 30 meter dan panjang 50 meter itu ambrol. Material longsoran jatuh ke area di bawah tebing yang berupa lahan kosong.

Baca Juga: Tekan Potensi Longsor di Desa Pakel Sukapura dengan Bangun Tembok Penahan Tebing

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun kerugian material akibat kejadian tersebut. Namun kondisi ini tetap menjadi perhatian karena terdapat sejumlah rumah warga yang berada di atas tebing.

Menurut Agus, jarak antara permukiman warga dengan bibir tebing hanya sekitar 15 meter.

Kondisi itu dinilai cukup berisiko apabila terjadi longsor susulan atau pergerakan tanah lanjutan.

“Di bawah memang tidak ada bangunan, tetapi di atas tebing terdapat beberapa rumah warga. Jaraknya hanya sekitar 15 meter dari bibir tebing, sehingga perlu penanganan secepatnya untuk mengantisipasi risiko yang lebih besar,” jelasnya.

Untuk penanganan jangka panjang, BPBD telah berkoordinasi dengan Dinas PUPR Perkim Kabupaten Probolinggo untuk menentukan langkah mitigasi yang diperlukan.

Lalu sebagai penanganan darurat, petugas memasang sandbag di sekitar lokasi longsor.

“Kami memasang 100 sandbag berisi tanah sebagai penguat darurat pada tebing yang longsor,” jelas Agus. (gus/hn)

Editor : Muhammad Fahmi
#dam 8 #tebing #condong #longsor #Gading