GENDING, Radar Bromo - Aksi pencurian terjadi di sebuah tempat potong rambut (barbershop) di Dusun Krajan, Desa/Kecamatan Gending sempat viral.
Atas aksi pencurian itu, polisi melakukan penyelidikan atas perkara yang menimbulkan kerugian materiil tersebut.
Aksi tersebut terjadi pada Kamis (28/5) lalu. Laporan tersebut diterima oleh pihak kepolisian dengan nomor surat keterangan laporan: STTLPM/21/V/2026/SPKT/Polsek Gending/Polres Probolinggo/Polda Jawa Timur tertanggal 28 Mei 2026.
Kapolsek Gending AKP Mugi mengatakan bahwa korban pencurian telah melaporkan kejadian tersebut. Polisi juga telah meminta keterangan pada korban dan telah mengumpulkan bukti-bukti untuk mengungkap perkara yang sudah dilaporkan.
Namun dalam pengungkapan kasus masih membutuhkan proses lebih lanjut. Sehingga perkara menjadi terang dan mengerucut pada tersangka. “Saat ini masih dalam proses penyelidikan. Petugas masih mendalami keterangan karyawan dan meminta keterangan pada pemilik,” katanya.
Pemilik barbershop Bilal, 31, mengatakan, kejadian ini bermula saat Kamis sekitar pukul 09.00. Pagi itu karyawan membuka barbershop.
Namun karyawan sudah melihat bahwa pintu depan tempat pangkas rambut dalam posisi pintu sudah sedikit terbuka.
Karyawan langsung curiga lalu mengecek barang yang disimpan dalam laci barbershop. Sebab di dalamnya berisi sebuah handphone dan uang Rp 250.000.
Saat dicek rupanya barang sudah tidak ada ditempat. Kemudian karyawan juga mengecek seisi toko. Ternyata seperangkat sound system rupanya juga hilang diambil maling.
“Saat buka barbershop sudah curiga karena pintu depan terbuka sedikit. Saat laci dicek barang yang disimpan didalamnya sudah hilang,” katanya saat dikonfirmasi.
Bilal menduga aksi pencurian ini dilakukan oleh orang dalam atau orang yang mengetahui seluk beluk barbershop miliknya. Pasalnya pelaku disinyalir mengetahui persis situasi, tata letak barang berharga, hingga celah keamanan toko.
Hal itu hanya diketahui oleh internal pekerja atau orang yang sering keluar-masuk tempat usaha.
“Pelaku melakukan aksi dengan sangat rapi. Masuk dan menguras barang-barang berharga di dalam barbershop tanpa merusak sarana pengaman secara ekstrem,” tuturnya. (ar/fun)
Editor : Abdul Wahid