KRAKSAAN, Radar Bromo- Sebuah mobil jenis sedan ludes terbakar usai mengisi BBM di SPBU Semampir, Kecamatan Kraksaan Kamis (4/6) pagi. Kebakaran sempat membuat panik pengunjung SPBU beruntung api masih bisa dipadamkan.
Informasi yang dihimpun radarbromo.jawapos.com kebakaran terjadi sekitar pukul 07.00.
Bermula saat mobil sedan Suzuki Baleno mengisi BBM. Mobil ini dikemudikan Muhammad Yusuf, warga Desa Mojolegi, Kecamatan Gading.
Selesai mengisi BBM, mobil keluar melalui pintu sisi sebelah barat SPBU. Saat mesin mobil dihidupkan, entah mengapa timbul percikan api dari dalam mobil. Hingga akhirnya api membesar dan membakar mobil sedan tersebut.
“Mobil selesai ngisi BBM mau keluar tiba-tiba terbakar,” kata warga Kraksaan Umar, 35.
Diduga karena tangki BBM penuh, dengan cepat api membakar seluruh body mobil. Mengetahui hal itu petugas SPBU dibantu pengunjung SPBU bahu-membahu memadamkan api menggunakan APAR.
Upaya yang dilakukan belum maksimal karena api bertambah besar. Akhirnya warga menghubungi pemadam kebakaran Kabupaten Probolinggo.
“Karyawan SPBU sudah berupaya memadamkan. Tapi apinya tambah besar. Jadi api tidak bisa dipadamkan,” ucap Umar.
Kepala Bidang Pengendalian Bahaya Kebakaran dan Nonkebakaran Satpol PP Andrea Persaulian mengatakan, petugas yang mendapatkan laporan kebakaran langsung bergerak cepat. Sebab objek yang terbakar berada di areal SPBU.
Tak tanggung-tanggung dua kendaraan diturunkan untuk memadamkan api yakni satu mobil pemadam dan satu mobil supply. Serta 11 personel pemadam kebakaran terjun untuk memadamkan api.
“Kami langsung menurunkan dua kendaraan untuk memadamkan api. Sebab penanganannya harus cepat,” katanya.
Petugas kemudian melakukan pemadaman dengan menyemprotkan air pada mobil sedan yang terbakar tersebut. Selanjutnya setelah api mengecil petugas melanjutkan dengan pendinginan api. Setelah melakukan pemadaman selama satu jam. Mobil sedan yang terbakar berhasil dipadamkan.
“Tidak ada kendala saat pemadaman. Penyebab kebakaran mobil sedan tersebut diduga karena korsleting listrik,” tandasnya.
Akibat insiden ini, Muhammad Yusuf yang mengendarai mobil, dikabarkan mengalami luka bakar. Dia harus dirujuk ke rumah sakit.
Insiden ini juga membuat Polres Probolinggo juga melakukan penyelidikan. Sebab ada kabar, mobil juga membawa jeriken di dalam mobil. Sebab itulah saat kebakaran terjadi, tim inafis melakukan olah TKP dan pemeriksaan mobil. Petugas menemukan ada delapan drum atau jeriken berisi bahan bakar jenis Pertalite di dalam kendaraan yang hangus terbakar.
Kasi Humas Polres Probolinggo AKP Merdhania Pravita Shanti mengatakan, perihal dugaan adanya delapan drum atau jeriken berisi bahan bakar di dalam kendaraan yang hangus terbakar masih didalami Satreskrim. Bahan bakar itu jenisnya Pertalite. (ar/fun)
Editor : Fandi Armanto