Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Mayat Mrs X yang Sebelumnya Ditemukan Kritis di Sebuah Gubuk Gending Probolinggo Dimakamkan, Begini Ciri-cirinya

Achmad Arianto • Rabu, 3 Juni 2026 | 17:29 WIB
DIMAKAMKAN: Petugas memakamkan jenazah tanpa identitas di makam umum Kelurahan Semampir, Kecamatan Kraksaan. (Foto: Agus Faiz Musleh/ Jawa Pos Radar Bromo)
DIMAKAMKAN: Petugas memakamkan jenazah tanpa identitas di makam umum Kelurahan Semampir, Kecamatan Kraksaan. (Foto: Agus Faiz Musleh/ Jawa Pos Radar Bromo)

 

KRAKSAAN, Radar Bromo - Seorang perempuan tanpa identitas ditemukan kritis di sebuah gubuk di Desa Jatiadi, Kecamatan Gending.

Setelah dilakukan penanganan medis di RSUD Waluyo Jati, perempuan tanpa identitas tersebut meninggal dunia hingga harus dimakamkan Selasa (2/6).

Insiden ini bermula dari laporan warga bahwa ada seorang perempuan tanpa identitas tergeletak di sebuah gubuk di Desa Jatiadi, Kecamatan Gending, Rabu (20/5) lalu. Mendapatkan laporan, perangkat Desa Jatiadi segera mengeceknya.

Perempuan tersebut memiliki ciri-ciri tinggi badan 156 sentimeter. Usianya sekitar 45 - 50 tahun, kulit sawomatang, memiliki rambut sebahu dan terdapat tahi lalat di batang hidung sebelah kiri.

Karena kondisinya lemah dan diduga sedang sakit, perempuan tersebut lalu dibawa ke RSUD Waluyo Jati untuk mendapatkan pertolongan medis.

“Orang tersebut beberapa kali memang dijumpai di gubuk. Tetapi bukan warga Desa Jatiadi. Seperti tunawisma yang numpang berteduh. Karena saat itu kondisi lemah langsung dibawa ke rumah sakit,” kata kepala Desa Jatiadi Tutik Suhartiyah.

Koordinator Kamar Mayat RSUD Waluyo Jati Mujino mengatakan, setelah mendapatkan pasien tersebut, petugas medis melakukan penanganan.

Namun pada akhirnya dua hari setelah menjalani rawat inap, Jumat (22/5) pasien meninggal dunia.

Karena tidak memiliki identitas, petugas rumah sakit kemudian berkoordinasi dengan Polres Probolinggo untuk mengidentifikasi pasien. Mulai dari sidik jari maupun lewat pengenalan wajah namun tidak mendapatkan hasil.

Pasien yang meninggal dunia tersebut kemudian diinformasikan pada Pemerintah Desa Jatiadi. Harapannya untuk turut mencari identitas.

Sayangnya juga tidak mendapatkan hasil. “Upaya untuk mencari identitas pasien sudah kami lakukan. Tetapi hasilnya nihil,” bebernya.

Petugas kemudian menempatkan jenazah tanpa identitas tersebut di ruang jenazah RSUD Waluyo Jati sambil menyebar informasi mayat tanpa identitas tersebut. Namun hingga Selasa (2/6) tidak ada pihak keluarga jenazah yang datang.

Sehingga jenazah tersebut dimakamkan di makam umum Kelurahan Semampir, Kecamatan Kraksaan.

“Identitas tak ditemukan dan jenazah tak kunjung ada yang mencari. Akhirnya kami makamkan,” tandasnya. (ar/fun)

Editor : Fandi Armanto
#tragedi #gending #meninggal dunia #probolinggo