Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Tangis Haru Sambut Kedatangan 1.070 Haji Probolinggo saat Tiba, Rabu Ini Dijadwalkan Jemaah Kota Pasuruan

Abdul Wahid • Rabu, 3 Juni 2026 | 07:00 WIB
BERSYUKUR: Wakil Bupati Fahmi AHZ (dua dari kanan) menyalami para jamaah yang baru tiba dari tanah suci Makkah dan Madinah. (Foto: istimewa)

LEPAS RINDU: Salah satu Jemaah yang disambut pelukan hangat dari keluarga begitu tiba di Kota Probolinggo. (Foto: Arif Mashudi/Jawa Pos Radar Bromo)

KRAKSAAN, Radar Bromo - Tangis haru dan pelukan hangat mewarnai kepulangan ribuan jemaah haji dari kota dan kabupaten saat Selasa (2/6) tiba di Probolinggo.

Setelah menempuh perjalanan panjang beribadah di tanah suci, para tamu Allah itu akhirnya kembali berkumpul dengan keluarga yang telah lama menanti.

Jemaah haji Kabupaten Probolinggo tiba lebih dahulu saat dini hari. Mereka sudah dijemput di kawasan wisata religi miniatur Kakbah, Desa Curahsawo, Kecamatan Gending.

Sejak beberapa jam sebelum rombongan tiba, keluarga jamaah sudah memadati area penjemputan. Mereka berdiri dengan tertib di depan pagar sambil menahan rindu menunggu kedatangan sanak saudara yang baru menunaikan ibadah haji.

Suasana haru pecah saat satu per satu bus memasuki lokasi. Isak tangis bahagia tak terbendung ketika para jamaah turun dari kendaraan dan langsung berpelukan dengan keluarga.

Momen penuh emosional itu juga disaksikan langsung Wakil Bupati Probolinggo Fahmi AHZ bersama sejumlah pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Probolinggo yang turut menyambut kepulangan jamaah.

Sebanyak 758 jamaah haji dari kelompok terbang (kloter) 1 dan kloter 2 tiba di lokasi sekitar pukul 04.45. Dari total 380 jamaah kloter 1, sebanyak 378 orang berhasil kembali ke tanah air. Sementara satu jamaah dilaporkan wafat di Tanah Suci dan satu jamaah lainnya masih menjalani perawatan di rumah sakit Arab Saudi.

Sedangkan seluruh jamaah kloter 2 yang berjumlah 380 orang tiba dengan selamat. Sebelum menuju Kabupaten Probolinggo, para jamaah diberangkatkan dari Asrama Haji Sukolilo Surabaya menggunakan 18 armada bus.

Sebelum pulang, haji Kabupaten Probolinggo sudah diimbau membatasi barang bawaan dan memastikan berat koper sesuai ketentuan menjelang kepulangan dari tanah suci. Langkah ini dilakukan untuk menghindari kendala saat pemeriksaan di bandara serta memperlancar proses pemulangan jamaah ke Indonesia.

Persiapan kepulangan jamaah haji Kabupaten Probolinggo mulai dilakukan melalui kegiatan penimbangan koper jamaah Kloter SUB 02 yang digelar di Hotel 102 Makkah bersama pihak Saudi Airlines, sejak Sabtu (30/5). Kegiatan tersebut juga diisi dengan briefing bagi ketua rombongan (karom) dan ketua regu (karu) oleh petugas maskapai penerbangan.

BERSYUKUR: Wakil Bupati Fahmi AHZ (dua dari kanan) menyalami para jamaah yang baru tiba dari tanah suci Makkah dan Madinah. (Foto: istimewa)
BERSYUKUR: Wakil Bupati Fahmi AHZ (dua dari kanan) menyalami para jamaah yang baru tiba dari tanah suci Makkah dan Madinah. (Foto: istimewa)

Penimbangan koper dilakukan untuk memastikan seluruh barang bawaan jamaah memenuhi ketentuan penerbangan sehingga proses kepulangan dapat berlangsung lancar tanpa hambatan. 

Dalam kesempatan itu, petugas kembali mengingatkan jamaah agar tidak membawa barang-barang yang dilarang masuk pesawat serta memperhatikan batas maksimal berat koper.

Sesuai aturan, setiap jamaah diperbolehkan membawa satu koper besar dengan berat maksimal 32 kilogram, satu koper kabin maksimal 7 kilogram, serta satu tas paspor atau tas jinjing yang digunakan untuk menyimpan dokumen penting, obat-obatan dan barang berharga.

Jamaah juga diingatkan agar tidak memasukkan air zamzam ke dalam koper bagasi maupun koper kabin. Air zamzam akan dibagikan secara gratis kepada jamaah setibanya di asrama haji di Indonesia. Jika ditemukan dalam koper, otoritas bandara Arab Saudi akan melakukan pembongkaran terhadap barang bawaan tersebut.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Probolinggo Ervin Syarif Arifin mengatakan pihaknya terus melakukan sosialisasi kepada seluruh jamaah agar mematuhi aturan penerbangan demi kelancaran proses kepulangan.

“Kami menghimbau kepada seluruh jamaah haji Kabupaten Probolinggo, baik Kloter SUB 01, SUB 02, SUB 03 maupun SUB 04 agar tidak membawa barang-barang yang dilarang dalam penerbangan dan memastikan berat koper tidak melebihi ketentuan. Hal ini penting agar koper tidak perlu dibongkar saat pemeriksaan dan proses kepulangan jamaah dapat berjalan lancar serta nyaman,” katanya.

Wakil Bupati Fahmi AHZ mengungkapkan rasa syukur atas kepulangan para jamaah haji yang berlangsung lancar dan penuh kebahagiaan. “Alhamdulillah, jamaah haji kloter 1 dan 2 telah tiba dalam keadaan sehat walafiat, selamat dan lancar tanpa hambatan suatu apapun. Semoga seluruh jamaah haji yang baru tiba dapat membawa keberkahan bagi keluarga dan lingkungan sekitar serta menyandang predikat sebagai haji yang mabrur dan mabruroh. Selamat berkumpul kembali dengan keluarga tercinta,” ujarnya.

Fahmi berharap pengalaman spiritual yang diperoleh selama menjalankan rangkaian ibadah haji dapat menjadi bekal bagi para jamaah untuk terus menebarkan nilai-nilai kebaikan di tengah masyarakat. 

Kepulangan para jamaah bukan sekadar akhir dari perjalanan ibadah, melainkan awal untuk menghadirkan keteladanan dan keberkahan di lingkungan masing-masing. "Semoga menjadi haji yang mabrur dan mabruroh," katanya.

Penyambutan tersebut berlangsung khidmat sekaligus penuh kehangatan. Di tengah suasana dini hari yang masih sejuk, senyum bahagia para keluarga menjadi gambaran lunasnya kerinduan setelah berpisah selama menjalankan ibadah di tanah suci. Bagi mereka, kepulangan para jamaah merupakan anugerah yang telah lama dinanti.

Setelah Kabupaten Probolinggo, pagi harinya giliran Jemaah asal kota yang tiba. Jumlahnya ada 312 jemaah. Mereka juga disambut isak tangis bahagia, karena pulang dengan kondisi sehat dan selamat.

Selama menunaikan ibadah haji di Mekkah-Madinah, Jemaah haji merasakan pelayanan yang maksimal dari petugas.

Thohir Anjar Widhodho, salah satu Jemaah haji mengatakan, dia berangkat haji bersama istrinya, Maskuro. Dia merasakan pelayanan selama menunaikan ibadah haji sudah baik dan maksimal. Hotel saat di Madinah begitu dekat, dan hotel di Mekkah tidak dekat tapi layanan Bus Sholawat (sholat lima waktu) selalu siap mengantar jemaah haji ke Masjidil Haram.

”Pelayanan sudah baik. Saat di Arafah saja, saya awalnya menyiapkan makan yang cukup banyak, jaga-jaga saat di Arafah tidak kebagian makan. Ternyata, di Arafah sudah siap makan untuk Jemaah. Sehingga, makanan yang kami bawah lebih-lebih,” ungkap Jemaah haji asal Kelurahan Sumbertaman, Kecamatan Wonoasih itu.

Kepala Kantor Kemenhaj Kota Probolinggo, Didik Heriadi mengatakan, sebagai komitmen Kemenhaj, untuk penyelenggaran haji punya loncatan yang cukup tinggi. Ternyata dirasakan betul jemaah haji dan dapat apresiasi dari badan pengawas haji serta Komisi VIII DPR RI.

”Alhamdulillah, Kota Probolinggo 312 jemaah haji yang berangakt menunaikan ibadah haji, pulang lengkap 312 jemaah. Sempat ada satu Jemaah sakit, ternyata kondisi membaik dan diperbolehkan pulang bersama rombongan kloter 5,” terangnya.

Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin mengungkapkan rasa syukur atas kepulangan seluruh jemaah haji dalam keadaan sehat dan selamat. “Alhamdulillah, jemaah haji Kota Probolinggo sebanyak 312 orang beserta para pendamping telah kembali ke Kota Probolinggo dengan selamat. Ini merupakan kebahagiaan bagi kita semua karena para jemaah dapat menuntaskan pelaksanaan ibadah haji dengan baik,” ujarnya.

Wali kota juga mengingatkan para jemaah untuk tetap menjaga kesehatan setelah kembali ke tanah air. Kondisi fisik para jemaah masih membutuhkan waktu pemulihan setelah menjalani rangkaian ibadah haji yang cukup panjang dan menguras energi.

“Kami berpesan kepada seluruh jemaah haji agar tetap menjaga kesehatan. Penyakit yang sering muncul setelah pelaksanaan ibadah haji, seperti batuk, pilek maupun infeksi saluran pernapasan atas (ISPA), masih berpotensi terjadi hingga beberapa minggu ke depan. Karena itu, jaga pola makan, perbanyak minum air putih dan cukup beristirahat,” pesannya.

Setelah Probolinggo, giliran Jemaah asal Kota Pasuruan yang tiba Rabu (3/5) ini. Seluruh jamaah haji asal Kota Pasuruan telah menyelasaikan rangkaian ibadah haji tahun ini dengan baik. Mereka dijadwalkan bertolak ke tanah air kemarin (2/6).

Kepala Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj) kota Pasuruan, Ahmad Marzuki menuturkan ada 273 jamaah haji kota Pasuruan yang berangkat tahun ini. Seluruh jamaah haji berhasil menyelesaikan ibadah haji dengan baik. Tidak ada jamaah yang meninggal dunia.

"Seluruh jamaah haji telah melaksanakan rukun haji dengan sempurna. Tidak ada yang meninggal dunia," jelasnya.

Marzuki menyebut, memang ada jamaah haji dengan kondisi fisik yang menurun batuk dan meriang. Namun dengan kesigapan tim medis tertangani, apalagi dengan pasokan obat mencukupi.

Selasa (2/6) subuh waktu Arab Saudi, jamaah haji asal kota Pasuruan akan cek out dari hotel 109 Syisya Makkah menuju bandara Jeddah untuk pulang ke tanah air.  "Insyaallah Rabu siang (3/6), mereka tiba di Kota Pasuruan. Insyaallah, semua tiba dengan selamat," sebut Marzuki.

Setelah Probolinggo, jika tidak ada, giliran Jemaah asal Kota Pasuruan yang tiba hari ini (3/5). Seluruh jamaah haji asal Kota Pasuruan telah menyelasaikan rangkaian ibadah haji tahun ini dengan baik. Mereka dijadwalkan bertolak ke tanah air kemarin (2/6).

Kepala Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj) kota Pasuruan, Ahmad Marzuki menuturkan ada 273 jamaah haji kota Pasuruan yang berangkat tahun ini. Seluruh jamaah haji berhasil menyelesaikan ibadah haji dengan baik. Tidak ada jamaah yang meninggal dunia.

"Seluruh jamaah haji telah melaksanakan rukun haji dengan sempurna. Tidak ada yang meninggal dunia," jelasnya.

Marzuki menyebut, memang ada jamaah haji dengan kondisi fisik yang menurun batuk dan meriang. Namun dengan kesigapan tim medis tertangani, apalagi dengan pasokan obat mencukupi.

Selasa (2/6) subuh waktu Arab Saudi, jamaah haji asal kota Pasuruan akan cek out dari hotel 109 Syisya Makkah menuju bandara Jeddah untuk pulang ke tanah air.  "Insyaallah Rabu siang (3/6), mereka tiba di Kota Pasuruan. Insyaallah, semua tiba dengan selamat," sebut Marzuki. (mas/mu/riz/fun)

Editor : Abdul Wahid
#Haji 2026 #jemaah haji #haji probolinggo