Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Tangis Haru Sambut Kedatangan 758 Jemaah Haji Kabupaten Probolinggo, 1 Jemaah Masih Dirawat di RS Arab Saudi

Agus Faiz Musleh • Selasa, 2 Juni 2026 | 19:24 WIB

 

Wabup Probolinggo Fahmi AHZ (dua dari kanan) saat menyambut kedatangan para jemaah haji, Selasa pagi (2/6). (Agus Faiz Musleh/ Radar Bromo)
Wabup Probolinggo Fahmi AHZ (dua dari kanan) saat menyambut kedatangan para jemaah haji, Selasa pagi (2/6). (Agus Faiz Musleh/ Radar Bromo)

 

KRAKSAAN, Radar Bromo-Tangis haru dan pelukan hangat mewarnai kepulangan jamaah haji saat tiba di Kabupaten Probolinggo, Selasa (2/6).

Setelah menempuh perjalanan panjang beribadah di tanah suci, para tamu Allah itu akhirnya kembali berkumpul dengan keluarga yang telah lama menanti.

Jamaah haji Kabupaten Probolinggo tiba dini hari. Mereka sudah dijemput di kawasan wisata religi miniatur Kakbah, Desa Curahsawo, Kecamatan Gending.

Sejak beberapa jam sebelum rombongan tiba, keluarga jamaah sudah memadati area penjemputan.

Mereka berdiri dengan tertib di depan pagar sambil menahan rindu menunggu kedatangan sanak saudara yang baru menunaikan ibadah haji.

Suasana haru pecah saat satu per satu bus memasuki lokasi. Isak tangis bahagia tak terbendung ketika para jamaah turun dari kendaraan dan langsung berpelukan dengan keluarga.

Baca Juga: Tangis Haru dan Pelukan Sambut Kedatangan 312 Jemaah Haji Kota Probolinggo, Akui Pelayanan Haji Sudah Baik

Momen penuh emosional itu juga disaksikan langsung Wakil Bupati Probolinggo Fahmi AHZ bersama sejumlah pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Probolinggo yang turut menyambut kepulangan jamaah.

Sebanyak 758 jamaah haji dari kelompok terbang (kloter) 1 dan kloter 2 tiba di lokasi sekitar pukul 04.45.

Dari total 380 jamaah kloter 1, sebanyak 378 orang kembali ke tanah air. Sementara satu jamaah dilaporkan wafat di Tanah Suci dan satu jamaah lainnya masih menjalani perawatan di rumah sakit Arab Saudi.

Sedangkan seluruh jamaah kloter 2 yang berjumlah 380 orang tiba dengan selamat. Sebelum menuju Kabupaten Probolinggo, para jamaah diberangkatkan dari Asrama Haji Sukolilo Surabaya menggunakan 18 armada bus.

Sebelum pulang, haji Kabupaten Probolinggo sudah diimbau membatasi barang bawaan dan memastikan berat koper sesuai ketentuan menjelang kepulangan dari tanah suci.

Langkah ini dilakukan untuk menghindari kendala saat pemeriksaan di bandara serta memperlancar proses pemulangan jamaah ke Indonesia.

Persiapan kepulangan jamaah haji Kabupaten Probolinggo mulai dilakukan melalui kegiatan penimbangan koper jamaah Kloter SUB 02 yang digelar di Hotel 102 Makkah bersama pihak Saudi Airlines, sejak Sabtu (30/5).

Kegiatan tersebut juga diisi dengan briefing bagi ketua rombongan (karom) dan ketua regu (karu) oleh petugas maskapai penerbangan.

Penimbangan koper dilakukan untuk memastikan seluruh barang bawaan jamaah memenuhi ketentuan penerbangan sehingga proses kepulangan dapat berlangsung lancar tanpa hambatan.

Dalam kesempatan itu, petugas kembali mengingatkan jamaah agar tidak membawa barang-barang yang dilarang masuk pesawat serta memperhatikan batas maksimal berat koper.

Sesuai aturan, setiap jamaah diperbolehkan membawa satu koper besar dengan berat maksimal 32 kilogram, satu koper kabin maksimal 7 kilogram, serta satu tas paspor atau tas jinjing yang digunakan untuk menyimpan dokumen penting, obat-obatan dan barang berharga.

Jamaah juga diingatkan agar tidak memasukkan air zamzam ke dalam koper bagasi maupun koper kabin.

Air zamzam akan dibagikan secara gratis kepada jamaah setibanya di asrama haji di Indonesia. Jika ditemukan dalam koper, otoritas bandara Arab Saudi akan melakukan pembongkaran terhadap barang bawaan tersebut.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Probolinggo Ervin Syarif Arifin mengatakan pihaknya terus melakukan sosialisasi kepada seluruh jamaah agar mematuhi aturan penerbangan demi kelancaran proses kepulangan.

“Kami menghimbau kepada seluruh jamaah haji Kabupaten Probolinggo, baik Kloter SUB 01, SUB 02, SUB 03 maupun SUB 04 agar tidak membawa barang-barang yang dilarang dalam penerbangan dan memastikan berat koper tidak melebihi ketentuan. Hal ini penting agar koper tidak perlu dibongkar saat pemeriksaan dan proses kepulangan jamaah dapat berjalan lancar serta nyaman,” katanya.

Wakil Bupati Fahmi AHZ mengungkapkan rasa syukur atas kepulangan para jamaah haji yang berlangsung lancar dan penuh kebahagiaan.

“Alhamdulillah, jamaah haji kloter 1 dan 2 telah tiba dalam keadaan sehat walafiat, selamat dan lancar tanpa hambatan suatu apapun. Semoga seluruh jamaah haji yang baru tiba dapat membawa keberkahan bagi keluarga dan lingkungan sekitar serta menyandang predikat sebagai haji yang mabrur dan mabruroh. Selamat berkumpul kembali dengan keluarga tercinta,” ujarnya.

Fahmi berharap pengalaman spiritual yang diperoleh selama menjalankan rangkaian ibadah haji dapat menjadi bekal bagi para jamaah untuk terus menebarkan nilai-nilai kebaikan di tengah masyarakat. 

Kepulangan para jamaah bukan sekadar akhir dari perjalanan ibadah, melainkan awal untuk menghadirkan keteladanan dan keberkahan di lingkungan masing-masing.

"Semoga menjadi haji yang mabrur dan mabruroh," katanya.

Penyambutan tersebut berlangsung khidmat sekaligus penuh kehangatan.

Di tengah suasana dini hari yang masih sejuk, senyum bahagia para keluarga menjadi gambaran lunasnya kerinduan setelah berpisah selama menjalankan ibadah di tanah suci. (mu/fun)

Editor : Muhammad Fahmi
#kabupaten probolinggo #jemaah haji #arab saudi #miniatur kakbah