PEMERINTAH Desa (Pemdes) Tamansari, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, mulai merealisasikan program pembangunan tahun 2026. Pembangunan yang kini dikerjakan berupa rehabilitasi gedung TP-PKK yang berada di kompleks kantor desa setempat.
Rehabilitasi dilakukan karena kondisi bangunan lama sudah rusak parah dan membahayakan jika tetap digunakan untuk kegiatan TP-PKK maupun kegiatan lainnya.
Beberapa bagian bangunan, terutama atap dan kayu penyangga, diketahui sudah keropos hingga berjatuhan. Bahkan, sebagian konstruksi tampak miring.
Kepala Desa Tamansari Soetadji mengatakan, pembangunan gedung baru dilakukan demi menciptakan tempat kegiatan yang lebih aman dan nyaman bagi para kader PKK.
“Pembangunan sudah mulai dilaksanakan dan akan dilakukan dalam dua tahap selama tahun 2026 ini. Harapannya, kegiatan TP-PKK bisa berjalan lebih aman, nyaman, dan maksimal,” ujarnya.
Gedung baru yang menggantikan gedung lama tersebut dibangun dengan ukuran 6,1 x 5,3 meter dan akan difungsikan untuk mendukung berbagai kegiatan ibu-ibu PKK Desa Tamansari.
Selain rehabilitasi gedung TP-PKK, Pemdes Tamansari juga melanjutkan pembangunan infrastruktur jalan melalui pavingisasi yang bersumber dari dana jaring aspirasi masyarakat (Jasmas).
Pembangunan paving dilakukan di Dusun Bukkolan dan Dusun Budagan dengan total panjang mencapai 595,5 meter dan lebar 3 meter. Jalan tersebut akan tersambung dengan pavingisasi yang telah dibangun pada tahun 2025 lalu.
“Tujuan pembangunan jalan ini agar akses masyarakat semakin baik dan harapannya dapat menunjang perekonomian warga,” kata Soetadji.
Di bidang sosial, Pemdes Tamansari juga telah menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) tahun 2026 kepada 3 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
“Jumlah penerima BLT-DD tahun ini menurun dibanding tahun 2025 karena menyesuaikan kemampuan anggaran desa,” pungkasnya.
Rampungkan Jalan Paving 275 meter
PEMERINTAH Desa (Pemdes) Tamansari, Kecamatan Dringu, merampungkan pembangunan jalan pavingisasi pada tahun 2025. Pembangunan tersebut berada di Dusun Bukkolan RT 4/RW 5 dengan panjang 275 meter dan lebar 3,5 meter.
Jalan yang kini sudah selesai dibangun itu menjadi akses penting bagi masyarakat. Selain melayani mobilitas warga Dusun Bukkolan, jalan tersebut juga menghubungkan sejumlah desa tetangga di Kecamatan Dringu, seperti Desa Sekarkare, Desa Watuwungkuk, dan Desa Sumbersuko.
Sebelum dipaving, kondisi jalan mengalami kerusakan cukup parah karena usia yang telah mencapai sekitar 20 tahun. Saat musim hujan, jalan kerap becek dan licin sehingga mengganggu aktivitas warga, termasuk kegiatan perekonomian dan akses pendidikan masyarakat.
Pembangunan jalan tersebut direalisasikan melalui dana desa (DD) tahap kedua tahun 2025. Dengan selesainya proyek pavingisasi ini, masyarakat kini dapat menikmati akses jalan yang lebih aman dan nyaman.
Kepala Desa Tamansari Soetadji mengatakan, pembangunan jalan dilakukan sebagai bentuk komitmen pemerintah desa dalam meningkatkan infrastruktur dan pelayanan kepada masyarakat.
“Jalan paving di Dusun Bukkolan sudah selesai dikerjakan. Sebelumnya kondisi jalan rusak dan sering dikeluhkan warga. Harapan kami, akses masyarakat menjadi lebih nyaman, lancar, dan mendukung aktivitas sehari-hari,” ujar Soetadji.
Ia menambahkan, jalan tersebut juga memiliki peran penting karena melewati permukiman warga serta menjadi akses menuju SDN Tamansari II.
“Kalau musim hujan, jalan sering becek sehingga menyulitkan warga maupun anak-anak sekolah. Dengan pembangunan ini, kami berharap mobilitas masyarakat semakin baik,” tambahnya. (uno/fun/*)
Editor : Moch Vikry Romadhoni