Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Innalillahi, Warga Kraksaan Meninggal setelah Tabrak Truk Tronton yang Sedang Parkir di Gending

Achmad Arianto • Senin, 11 Mei 2026 | 16:59 WIB
DINI HARI: Petugas Satlantas Polres Probolinggo melakukan olah TKP Kecelakaan maut di jalan pantura Desa Pajurangan, Kecamatan Gending. (Foto : Satlantas Polres Probolinggo for Jawa Pos Radar Bromo)
DINI HARI: Petugas Satlantas Polres Probolinggo melakukan olah TKP Kecelakaan maut di jalan pantura Desa Pajurangan, Kecamatan Gending. (Foto : Satlantas Polres Probolinggo for Jawa Pos Radar Bromo)

 

GENDING, Radar Bromo - Kecelakaan maut terjadi di jalan pantura Desa Pajurangan, Kecamatan Gending Senin (11/5) dini hari.

Sebuah motor menabrak truk tronton parkir karena rusak. Korban kemudian meninggal dunia saat dievakuasi ke rumah sakit.

Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 01.00. Bermula saat truk tronton bernomor polisi L 8356 UI yang dikemudikan oleh Sugihardi, 50, warga Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, Provinsi Bali, melaju dari arah barat ke timur.

Sesampainya di TKP truk terhenti karena as penggerak gardan mengalami kerusakan. Akhirnya parkir darurat disisi utara jalan.

Tak lama berselang melaju sebuah motor bernomor polisi N 3657 MY dari arah barat ke timur. Motor inilah yang dikendarai oleh Misbahul Ulum, 33, warga Kecamatan Kraksaan.

Diduga karena kencangnya laju motor serta berkurangnya jarak pandang. Sehingga membuat motor tidak dapat dikendalikan sehingga terjadilah kecelakaan.

“Truk terparkir di pinggir jalan sebelah utara karena rusak. Motor kemudian menabrak bagian belakang truk,” kata Kanit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo Iptu Aditya Wikrama.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut kemudian menghubungi petugas Satlantas Polres Probolinggo.

Petugas kemudian mengevakuasi korban ke RSUD Waluyo Jati untuk pertolongan medis.

Selanjutnya petugas melakukan olah TKP dan menghimpun informasi perihal kecelakaan tersebut. Pemilik truk dan saksi yang berada di sekitar TKP lantas dimintai keterangan.

Diduga kecelakaan tersebut terjadi karena kurang konsentrasinya pengendara motor saat berkendara. Sehingga kecelakaan tidak dapat dihindari.

“Korban dievakuasi ke rumah sakit namun tidak tertolong kemudian meninggal dunia,” pungkasnya. (ar/fun)

Editor : Fandi Armanto
#kecelakaan pantura #gending #pemotor tewas