KRAKSAAN, Radar Bromo – Sejarah baru segera tercipta di Kota Kraksaan, Kabupaten Probolinggo. Untuk pertama kalinya, ibu kota Kabupaten Probolinggo itu akan memiliki hotel berbintang empat. Pembangunan tersebut ditandai dengan ground breaking Azana Style Hotel Probolinggo, Jumat (8/5).
Kegiatan itu dihadiri Bupati Probolinggo Muhammad Haris, Wakil Bupati Fahmi AHZ, jajaran Forkopimda, Ketua KADIN Kabupaten Probolinggo, Direktur Utama PT Graha Sehat Lestari Kraksaan Made Sindrajaya, Komisaris PT Bina Indo Group Liem Edi Indrianto Halim, serta Vice Director Operation Azana Hospitality Ardi Malik, serta Irjen Pol Drs. Agus Djaka Santoso.
Direktur PT Bina Indo Group Ekao Saputra Wijaya mengatakan, pembangunan hotel ini bukan sekadar proyek fisik.
Melainkan bentuk komitmen mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, pengembangan sektor pariwisata, sekaligus membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar.
Menurutnya, Kabupaten Probolinggo memiliki potensi besar di bidang wisata, budaya, dan investasi.
Kehadiran hotel berbintang empat itu diharapkan menjadi katalisator peningkatan daya tarik daerah bagi wisatawan maupun pelaku bisnis.
Hotel tersebut dibangun di atas lahan seluas 5.513 meter persegi dengan luas bangunan mencapai 9.878 meter persegi.
Bangunan terdiri dari tujuh lantai plus mezzanine dan memiliki 99 kamar dengan berbagai tipe, mulai deluxe room hingga president suite.
Selain kamar, hotel juga dilengkapi fasilitas restoran, ballroom, meeting room, kolam renang, spa, dan gym dengan konsep desain modern kontemporer. Pembangunan ditargetkan selesai dalam waktu 12 bulan.
“Kami tidak hanya membangun sebuah gedung, tetapi juga membangun sebuah harapan,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Probolinggo Muhammad Haris menyambut positif pembangunan hotel tersebut. Menurutnya, keberadaan hotel berbintang di Kraksaan sangat dibutuhkan untuk menunjang berbagai kegiatan pemerintahan maupun kegiatan masyarakat.
“Selama ini kita masih kesulitan mencari akomodasi saat ada kegiatan besar. Kehadiran hotel ini diharapkan mampu menopang perekonomian daerah,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya konsep halal tourism dalam pengelolaan hotel. Menurutnya, Kabupaten Probolinggo memiliki karakter religius dengan banyak pondok pesantren, ulama, dan kegiatan keagamaan seperti haul.
Vice Director Operation Azana Hospitality Ardi Malik menambahkan, pihaknya optimistis Azana Style Hotel Probolinggo akan menjadi ikon baru yang mampu mendukung pertumbuhan sektor pariwisata dan investasi di Kabupaten Probolinggo.
“Ini bukan sekadar pembangunan hotel, tetapi langkah strategis untuk mendukung pertumbuhan pariwisata dan ekonomi Kabupaten Probolinggo,” ujarnya. (dik/fun)
Editor : Fandi Armanto