PAITON, Radar Bromo - Kobaran api tiba-tiba melahap sebuah mobil Toyota Kijang bernopol N 1159 MD di jalur Pantura wilayah barat Jembatan Paiton, Jumat siang (8/5).
Peristiwa itu sempat membuat arus lalu lintas tersendat lantaran warga dan pengendara berusaha melihat kejadian dari tepi jalan.
Mobil warna cokelat tersebut diketahui milik Mahfud, 51, warga Dusun Sekar, Desa Sumberanyar, Kecamatan Paiton.
Saat kejadian, korban sedang dalam perjalanan menuju Pondok Pesantren Nurul Qodim bersama istri dan anaknya.
Kanit Reskrim Polsek Paiton, Aiptu Antono, menjelaskan, kebakaran terjadi sekitar pukul 13.40 WIB di Jalan Raya Pantura masuk Dusun Kota, Desa Sukodadi, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo.
“Korban bersama keluarga berangkat dari rumah menuju Pondok Pesantren Nurul Qodim menggunakan mobil Kijang. Sesampainya di sekitar Jembatan Paiton, tiba-tiba keluar asap dari bagian depan atau mesin kendaraan,” ujar Aiptu Antono.
Mengetahui adanya asap, korban langsung menghentikan kendaraan di pinggir jalan. Mahfud bersama istri dan anaknya kemudian bergegas keluar untuk menyelamatkan diri.
Namun tak lama kemudian, api mendadak muncul dari bawah kap mesin dan langsung membesar hingga membakar bagian depan mobil.
“Diduga kebakaran dipicu kebocoran selang bahan bakar minyak (BBM) pada bagian mesin,” imbuhnya.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun bagian depan kendaraan mengalami kerusakan cukup parah akibat terbakar. Kerugian materi diperkirakan mencapai Rp 20 juta.
Dua orang saksi yang berada di lokasi, yakni Mutmainah, 41, dan Oktavia Nusuariti, 23, yang merupakan istri dan anak korban, telah dimintai keterangan petugas.
Usai menerima laporan warga, anggota Polsek Paiton langsung mendatangi lokasi kejadian dan menghubungi petugas pemadam kebakaran Kecamatan Paiton untuk melakukan penanganan.
Selain melakukan pendataan saksi, polisi juga mengatur arus lalu lintas agar kemacetan di jalur Pantura tidak semakin parah.
“Api berhasil dipadamkan dan situasi kembali aman serta kondusif,” pungkas Aiptu Antono. (mu/fun)
Editor : Fandi Armanto