
KREJENGAN, Radar Bromo-Kasus dugaan perselingkuhan oknum ASN Puskesmas Krejengan, Kabupaten Probolinggo terus didalami pemkab setempat.
Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Probolinggo Hari Kriswanto mengatakan, pihaknya telah membentuk tim ad hoc untuk menangani kasus dugaan perselingkuhan antara JJ dan IT.
Tim ad hoc itu juga termasuk menilai potensi pelanggaran disiplin ASN yang terjadi.
“Hari ini sudah mulai kami bentuk tim ad hoc untuk membahas. Jika ditemukan kesalahan terkait disiplin dan lain-lain, nanti akan ditentukan jenis sanksinya,” jelas Hari.
Bahkan, proses penanganan kasus ini akan dipercepat. Harapannya agar segera memberikan kepastian hukum, sekaligus menjadi pembelajaran bagi seluruh ASN.
“Ini menjadi prioritas untuk percepatan. Kami kawal bersama supaya cepat selesai agar menjadi pembelajaran ke depan bagi semua,” tandasnya.
Menurut Hari, kasus ini memang menjadi perhatian serius. Sebab, telah memicu reaksi publik usai video cekcok penggerebekannya viral di media sosial.
Bahkan, sampai ada rencana aksi demonstrasi. Meski demikian, pemerintah daerah memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas.
“Prinsipnya, kejadian ini tidak memengaruhi layanan. Masyarakat tetap diutamakan, layanan harus berjalan normal. Tadi kami sudah lihat langsung di Puskesmas Krejengan, insyaallah tetap berjalan dengan baik,” katanya.
Sebagai informasi, dugaan perselingkuhan antara dua oknum ASN Pemkab Probolinggo mencuat.
Itu menyusul viralnya video pertengkaran yang melibatkan dua lelaki dan satu perempuan di salah satu pusat perbelanjaan di Kota Probolinggo, Rabu (22/4).
Dalam video itu, seorang lelaki memergoki istrinya tengah bersama pria lain. Hingga memicu keributan dan menarik perhatian pengunjung.
Belakangan diketahui, dua lelaki yang terlibat pertengkaran yaitu JJ dan HD. Sementara satu orang perempuan adalah IT.
JJ dan IT adalah ASN Puskesmas Krejengan. JJ merupakan petugas tata usaha, sedangkan IT seorang perawat. Sedangkan HD yang memergoki kebersamaan JJ dan IT tidak lain suami IT. (mu/hn)
Editor : Muhammad Fahmi