DRINGU, Radar Bromo – Penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak masih diwaspadai Dinas Pertanian Kabupaten Probolinggo. Hingga awal mei stok vaksin PMK tersisa 4.500 dosis akan terus digenjot diberikan pada ternak yang rentan.
PMK hingga kini masih menjadi perhatian serius Dinas Pertanian. Pasalnya penyakit tersebut dapat menular dengan cepat pada ternak yang rentan.
Kerentanan tersebut dapat terjadi karena beberapa faktor, mulai dari kondisi ternak yang tidak terpelihara dengan baik karena tubuh dan kandang ternak yang kotor.
Kemudian pemberian makanan pada ternak yang tidak memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh ternak. Serta tidak pernah memberi vitamin pada ternak dan belum melakukan vaksinasi PMK.
“PMK masih berpotensi menulari ternak rentan. Sehingga perlu ada upaya untuk menekan penyebaran penyakit tersebut,” kata Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner drh. Nikolas Nuryulianto.
Dinas Pertanian Kabupaten Probolinggo sebelumnya mendapatkan dropping 10.000 dosis vaksin PMK. Stok tersebut lantaran banyak ternak yang rentan terkena PMK.
Ternak tersebut meliputi sapi, kambing, domba, kuda, dan hewan lainnya yang berpotensi terkena PMK.
Banyaknya ternak yang berpotensi terpapar PMK tidak diimbangi dengan stok vaksin yang dimiliki. Karena itulah petugas berupaya semaksimal mungkin memanfaatkan ketersediaan vaksin PMK.
Salah satunya memvaksin ternak yang paling rentan dan memiliki nilai ekonomis tinggi.
Ternak yang terpapar PMK memiliki potensi buruk sampai mati jika ternak tidak divaksin. Hal ini tentunya akan menimbulkan kerugian pada masyarakat.
Terlebih lagi ternak yang dipelihara tersebut merupakan salah satu sumber penghasilan. Yang mana hasil penjualan ternak digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Sehingga kondisi ternak harus tetap sehat.
“Vaksinasi pada ternak kami gencarkan saat ini stok vaksin tersisa 4.500 dosis,” terangnya.
Nikolas menambahkan sejatinya ada beberapa upaya yang bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan ternak.
Mulai dari menjaga kebersihan tubuh dan kandang ternak, asupan nutrisi yang cukup, serta pemberian vitamin pada ternak secara rutin. Upaya tersebut bahkan dapat meningkatkan imunitas ternak dari segala penyakit maupun virus.
“Kami harap masyarakat proaktif untuk turut serta vaksinasi ternak. Vaksinasi ini penting untuk mencegah penyebaran PMK dan membuat imunitas ternak lebih baik,” pungkasnya. (ar/fun)
Editor : Moch Vikry Romadhoni