TIRIS, Radar Bromo-Hujan yang mengguyur wilayah Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo Jumat sore (1/5), mengakibatkan ruas jalan Dusun Paleran, Desa Andungsari ambles tergerus air.
Insiden ini menyebabkan akses utama penghubung antardesa terganggu.
Peristiwa amblesnya jalan terjadi sekitar pukul 16.10. Sejak siang, hujan dengan intensitas sedang hingga deras terus mengguyur wilayah Kecamatan Tiris hingga sore. Kondisi tersebut diduga menjadi pemicu utama kerusakan.
Diduga karena ruas jalan tidak dilengkapi drainase, membuat air hujan mengalir di sisi utara jalan. Lalu, perlahan menggerus bahu jalan. Erosi yang terjadi akhirnya menyebabkan bagian tepi jalan ambles.
“Amblesnya diketahui sore hari setelah hujan. Oleh warga langsung ditandai agar kendaraan tidak melintas di bagian yang ambles,” kata warga setempat, Arifin, 45.
Camat Tiris Bambang Julius mengatakan, pihaknya mendapat laporan tentang bencana tersebut dan langsung mengecek lokasi bersama Forkopimca Tiris.
Penanganan awal dilakukan dengan memasang garis penanda di area jalan yang ambles. Sehingga, pengguna jalan dapat menghindari titik berbahaya.
“Untuk penanganan awal kami berikan penanda. Supaya mudah dilihat dan tidak dilintasi oleh pengguna jalan. Sebab, bahu jalan yang ambles itu berpotensi membuat pengguna jalan terperosok ke jurang,” ucapnya.
Pihak kecamatan juga melaporkan kejadian tersebut ke BPBD Kabupaten Probolinggo. Kepala Pelaksana BPBD Oemar Sjarief menyatakan, tim reaksi cepat (TRC) telah turun ke lokasi untuk melakukan asesmen dan penanganan darurat.
Agar kerusakan tidak semakin parah saat hujan kembali turun, petugas menutup bagian jalan yang ambles dengan terpal.
Juga memasang kantong pasir untuk menahan aliran air dan mengarahkannya ke tempat yang lebih aman.
“Asesmen dan penanganan bersifat kedaruratan telah kami lakukan. Penanganan lebih lanjut akan kami koordinasikan,” terangnya. (ar/hn)
Editor : Muhammad Fahmi