KRAKSAAN, Radar Bromo - Penyegaran birokrasi kembali dilakukan Pemkab Probolinggo. Sebanyak enam pejabat resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya oleh Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris, Senin (27/4), di ruang pertemuan Argopuro Kantor Bupati Probolinggo.
Enam pejabat yang dilantik terdiri dari empat pejabat administrator (eselon III) dan dua pejabat pengawas (eselon IV).
Prosesi penandatanganan berita acara dilakukan Teguh Prihantoro dengan saksi Asisten Pemerintahan dan Kesra Abdul Ghafur serta Inspektur Imron Rosyadi.
Sementara penandatanganan pakta integritas secara simbolis dilakukan oleh Ani Dian Putra.
Pejabat administrator yang dilantik yakni Teguh Prihantoro sebagai Inspektur Pembantu Bidang Investigasi pada Inspektorat Daerah; Ani Dian Putra sebagai Inspektur Pembantu Bidang Pemerintahan dan Aparatur pada Inspektorat Daerah.
Selanjutnya, Rini Sujarwati sebagai Kepala Bagian Persidangan dan Perundang-undangan Sekretariat DPRD; serta Edy Setyo Rusiyanto sebagai Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan dan Pemanfaatan Data pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.
Sementara itu, dua pejabat pengawas yang dilantik adalah Gagah Iman Satrio sebagai Kasubbag Perencanaan dan Keuangan Sekretariat Dispendukcapil. Serta Budiono sebagai Kasi Ketentraman dan Ketertiban Kecamatan Paiton.
Dalam sambutannya, bupati Haris menegaskan bahwa pelantikan jabatan bukan sekadar seremoni belaka. Melainkan bagian dari langkah strategis untuk meningkatkan kinerja pemerintahan.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas, etika, dan profesionalitas sebagai aparatur sipil negara (ASN). Menurutnya, setiap ASN merupakan representasi wajah pemerintah di tengah masyarakat.
“Selama seragam itu dikenakan, panjenengan semua adalah wajah Pemerintah Kabupaten Probolinggo. Titipan saya, jaga integritas dan nama baik pemerintah,” tegasnya.
Lebih lanjut, Haris menekankan bahwa tanggung jawab ASN tidak hanya pada capaian kinerja, tetapi juga perilaku sehari-hari. Terlebih di era media sosial, setiap tindakan mudah menjadi sorotan publik.
“Tidak hanya bicara kinerja, tetapi juga perilaku dan kebiasaan. Meskipun tidak memakai seragam, identitas sebagai ASN tetap melekat,” terangnya.
Bupati juga mengajak seluruh ASN untuk menjaga kekompakan dan fokus bekerja sesuai tugas pokok dan fungsi tanpa melakukan manuver yang tidak perlu.
“Bekerja saja sesuai tugas. Tidak perlu ada manuver macam-macam. Dengan kebersamaan, kita pasti bisa menyelesaikan persoalan yang ada,” imbuhnya.
Di akhir sambutannya, Haris menyampaikan ucapan selamat kepada para pejabat yang dilantik. Ia juga membuka kemungkinan adanya pergeseran jabatan ke depan, terutama untuk mengisi posisi kepala sekolah yang masih dijabat pelaksana tugas (Plt).
“Selamat kepada yang dilantik. Semoga amanah dan membawa keberkahan dalam menjalankan tugas,” pungkasnya. (mu/fun)
Editor : Moch Vikry Romadhoni