KRAKSAAN, Radar Bromo-Sudah sejak lama warga Kelurahan Kraksaan Wetan, Kecamatan Kraksaan, mengeluhkan pagar pembatas penahan sampah.
Sebabnya, sampai saat ini pagar yang ada di jembatan tak kunjung diperbaiki. Material pagar yang roboh kini berada di badan sungai dan dikhawatirkan menghambat arus air.
Pantauan di lokasi, pagar yang berada di sisi selatan jembatan tersebut ambrol dan sebagian materialnya jatuh ke bawah jembatan. Besi pagar tampak berserakan di aliran sungai sejak sebelum Ramadan 2026.
“Sudah lama roboh, kurang lebih dua mingguan. Sampai sekarang belum ada perbaikan,” ujar Mustofa, salah satu warga setempat.
Menurutnya, warga tidak mengetahui secara pasti penyebab robohnya pagar tersebut. Diduga kerusakan terjadi akibat cuaca ekstrem atau kemungkinan tertabrak kendaraan yang melintas.
“Apakah karena cuaca ekstrem atau ada kendaraan yang menabrak, kami juga tidak tahu. Yang jelas kondisinya sudah roboh,” katanya.
Warga khawatir jika kondisi itu dibiarkan terlalu lama, material pagar yang berada di badan sungai bisa menahan sampah dan mempersempit aliran air.
Terlebih saat hujan turun dan debit sungai meningkat. “Kalau tidak segera diangkat, takutnya sampah nyangkut di situ lalu arus air tersendat,” tambahnya.
Diketahui, pagar penghalang sampah itu merupakan proyek Pemkab Probolinggo yang dibangun pada 2020 lalu. Saat itu, pemasangan dilakukan di empat titik jembatan dengan total anggaran hampir Rp 100 juta.
Jawa pos radar Bromo berupaya mengkonfirmasi kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Probolinggo, Agus Budianto.
Namun sampai berita ini ditulis yang bersangkutan tidak menjawab maupun merespon panggilan. (mu/fun)
Editor : Abdul Wahid