Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Warga Krejengan Probolinggo Dibegal di Sentong: Diacungi Celurit Pelaku Boncengan Tiga, Scoopy Amblas

Agus Faiz Musleh • Senin, 6 April 2026 | 17:48 WIB

 OLAH TKP: Petugas dari Polsek Krejengan melakukan olah TKP pembegalan di jalan Dusun Kedungbringin, Desa Sentong.

OLAH TKP: Petugas dari Polsek Krejengan melakukan olah TKP pembegalan di jalan Dusun Kedungbringin, Desa Sentong.

KREJENGAN, Radar Bromo-Ruas jalanan Probolinggo masih saja belum bebas dari teror begal. Terbaru, Sholehuddin, 29, warga Curah Kates, Desa Opo-opo, Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo jadi korban begal.

Sholehuddin dibegal saat hendak pulang. Dia dihadang kawanan begal di jalan Dusun Kedungbringin, Desa Sentong, Krejengan.

Motor Honda Scoopy milik Sholehuddin pun amblas dibawa kabur kawanan pelaku.

Insiden ini bermula saat korban bersama temannya berbelanja di sebuah Alfamart di Kraksaan, Minggu (5/4).

Mereka berangkat dari rumah korban dengan berboncengan naik motor Scoopy berwarna merah hitam nopol polisi N 2851 MF. Selesai belanja sekitar pukul 01.00, mereka pulang.

Sampai di batas Kecamatan Krejengan, keduanya melihat sebuah motor Honda Beat berboncengan tiga melaju di belakang. Tak merasa curiga, korban tetap mengendarai motor dengan santai.

Begitu tiba di jalan Dusun Kedungbringin, Desa Sentong yang sepi, motor Beat tersebut menambah kecepatan. Lalu tiba-tiba memepet motor korban sambil mengacungkan sebuah celurit.

Korban pun kaget dan langsung berhenti. Sambil mengancam, kawanan begal ini kemudian merebut motor Honda Scoopy yang dikendarai korban.

Merasa ketakutan karena diancam celurit, akhirnya korban memberikan motor tersebut pada pelaku dan lari.

Sementara para pelaku langsung kabur dari TKP ke arah selatan setelah mendapatkan motor korban. Aksi begal ini kemudian menyebar luas di Facebook dan pesan berantai WhatsApp.

“Pencurian dengan kekerasan tersebut terjadi minggu dini hari. Saat korban hendak pulang dari berbelanja di minimarket,” kata Kanit Reskrim Polsek Krejengan Aipda Ali Yunus saat dikonfirmasi Senin (6/4).

Korban kemudian melaporkan pembegalan tersebut ke Polsek Krejengan. Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari korban, petugas belum mendapatkan ciri-ciri para pelaku secara spesifik.

Atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian ditaksir mencapai Rp 15 juta.

“Korban telah melapor dan sudah kami lakukan olah TKP. Atas laporan tersebut, kami lakukan penyelidikan,” terangnya. (ar/hn)

Editor : Muhammad Fahmi
#Dibegal #Krejengan #Boncengan tiga #scoopy #probolinggo