Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Perbaikan Tebing Sungai Kertosono di Kraksaan Probolinggo yang Ambrol Dikerjakan Usai Lebaran

Agus Faiz Musleh • Rabu, 25 Maret 2026 | 09:14 WIB
AMBROL : Sebuah TPT di Kecamatan Pakuniran ambrol setelah diguyur hujan lebat dengan intensitas lama. (Dokumen Jawa Pos Radar Bromo)
AMBROL : Sebuah TPT di Kecamatan Pakuniran ambrol setelah diguyur hujan lebat dengan intensitas lama. (Dokumen Jawa Pos Radar Bromo)

 

KRAKSAAN, Radar Bromo Bencana yang terjadi di Kabupaten Probolinggo juga banyak yang merusak infrasstruktur. Perbaikan maupun penanganan infrastruktur ini tak bisa instan.

Contohnya tebing penahan tanah di Sungai Kertosono, di Kelurahan Sidomukti, Kecamatan Kraksaan. Perbaikan yang sudah direncanakan tersebut masih harus tertunda lantaran kondisi debit air sungai yang masih tinggi.

Kepala PUPR Kabupaten Probolinggo, Hengki Cahjo Saputra, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan langkah penanganan. Tetapi belum bisa langsung dieksekusi dalam waktu dekat.

“Penanganan tebing penahan tanah di Sungai Kertosono, Kelurahan Sidomukti, rencananya akan segera kita lakukan. Namun proses pengerjaannya masih terkendala debit air sungai yang masih tinggi,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi tersebut cukup berisiko jika dipaksakan dilakukan saat ini. Oleh karena itu, pengerjaan direncanakan baru akan dimulai setelah Hari Raya Idul Fitri.

“Sehingga rencananya pengerjaan tersebut akan dilakukan pasca Lebaran,” imbuhnya.

Kerusakan tebing di lokasi tersebut bukan tanpa alasan menjadi prioritas. Ambrolnya tebing Sungai Kertosono sebelumnya nyaris menelan korban jiwa.

Peristiwa itu terjadi pada Minggu (18/1) sekitar pukul 09.00, saat aktivitas warga di sekitar bantaran sungai masih berlangsung normal. Beruntung, tidak ada korban dalam kejadian tersebut meski kondisi tebing yang longsor cukup mengkhawatirkan.

Insiden ini menjadi alarm bagi pemerintah daerah untuk segera melakukan penanganan, mengingat potensi bahaya yang bisa terjadi sewaktu-waktu, terutama saat debit air meningkat.

Selain di Kelurahan Sidomukti, Pemkab Probolinggo juga menyiapkan penanganan di titik lain yang mengalami kondisi serupa. Salah satunya adalah tebing sungai di belakang Pondok Pesantren Syekh Abdul Qodir Jaelani, Desa Rangkang, Kecamatan Kraksaan.

“Selain di lokasi tersebut, lokasi lain yang bakal segera mendapat perbaikan yakni tebing sungai di belakang Pondok Pesantren Syekh Abdul Qodir Jaelani, Desa Rangkang, Kecamatan Kraksaan,” jelas Hengki.

Ia menegaskan, perbaikan tebing sungai menjadi prioritas karena menyangkut keselamatan warga serta keberlangsungan lingkungan sekitar. “Harapannya, setelah dilakukan perbaikan, potensi longsor bisa diminimalisir dan masyarakat merasa lebih aman,” pungkasnya. (mu/fun)

 

Editor : Abdul Wahid
#sungai kertosono #ambrol #longsor #Kraksaan