Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Pagar Jembatan di Kraksaan Wetan Rusak Bikin Resah, Warga Khawatir Sampah Dibuang Sembarangan

Agus Faiz Musleh • Selasa, 24 Maret 2026 | 13:22 WIB
RUSAK: Pagar di jembatan Kraksan Wetan yang rusak. (Foto: Agus Faiz Musleh/Jawa Pos Radar Bromo)
RUSAK: Pagar di jembatan Kraksan Wetan yang rusak. (Foto: Agus Faiz Musleh/Jawa Pos Radar Bromo)

 

KRAKSAAN, Radar Bromo - Pagar di jembatan pintu masuk Kelurahan Kraksaan Wetan, Kecamatan Kraksaan, dilaporkan rusak. Kerusakan pagar yang memiliki fungsi penghalang untuk seseorang buang sampah di sungai itu memicu kekhawatiran warga  karena potensi penumpukan sampah di aliran sungai.

Kerusakan pagar tersebut belum diketahui secara pasti kapan terjadi. Namun, warga menyebut kondisi itu sudah berlangsung sekitar dua pekan terakhir.

“Apakah terkena cuaca ekstrem atau memang ada kendaraan yang menabrak tidak tahu, yang jelas sudah roboh,” ujar Mustofa, salah satu warga setempat.

Pantauan di lokasi menunjukkan kerusakan terjadi pada sisi selatan pagar jembatan. Struktur pagar penahan sampah itu ambrol ke arah selatan, hingga menyebabkan materialnya berserakan di bawah jembatan.

Akibatnya, fungsi utama pagar sebagai penyaring sampah sebelum terbawa arus sungai menjadi terganggu. Warga pun khawatir kondisi ini akan memperparah pencemaran, terutama saat debit air meningkat.

Diketahui, pagar penghalang sampah tersebut merupakan proyek yang dibangun Pemkab Probolinggo pada 2020 lalu. Saat itu, pembangunan dilakukan bersamaan di empat titik jembatan dengan total anggaran hampir Rp 100 juta.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Probolinggo, Roby Siswanto, mengaku baru menerima informasi terkait kerusakan tersebut. Pihaknya berencana segera melakukan pengecekan ke lokasi.

“Kami baru mengetahui informasi ini dan akan melakukan pengecekan ke lapangan,” katanya.

Terkait penanganan, Roby menyebut langkah perbaikan akan disesuaikan dengan kondisi di lapangan. Jika memungkinkan untuk segera diperbaiki, maka pengerjaan akan langsung dilakukan.

“Untuk penanganan, kami akan melihat kondisi di lapangan terlebih dahulu. Jika memungkinkan untuk dilakukan perbaikan secara langsung maka akan segera dieksekusi,” pungkasnya. (mu/fun)

Editor : Fandi Armanto
#jembatan #sampah