Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Amankan Pemandu Lagu-Miras saat Operasi di Paiton Probolinggo

Achmad Arianto • Selasa, 17 Maret 2026 | 06:10 WIB
TERCIDUK: Satpol-PP Kabupaten Probolinggo melakukan operasi penyakit masyarakat di Desa Sumberejo, Kecamatan Paiton. (Satpol-PP for Jawa Pos Radar Bromo)
TERCIDUK: Satpol-PP Kabupaten Probolinggo melakukan operasi penyakit masyarakat di Desa Sumberejo, Kecamatan Paiton. (Satpol-PP for Jawa Pos Radar Bromo)

PAITON, Radar Bromo - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kabupaten Probolinggo melakukan operasi penyakit masyarakat (Pekat) di Desa Sumberejo, Kecamatan Paiton Minggu malam (15/3).

Dari operasi ini petugas mengamankan 8 lady companion (LC) atau pemandu lagu serta 20 minuman keras berbagai merk.

Operasi pekat ini dilakukan setelah petugas mendapatkan pengaduan dari masyarakat bahwa terdapat sebuah warung lengkap dengan karaokenya beroperasi di bulan ramadan. Masyarakat merasa resah dengan aktivitas tersebut.

Petugas Satpol-PP kemudian melakukan pemantauan aktivitas tempat karaoke tersebut. Setelah mengumpulkan bukti permulaan yang cukup, petugas kemudian melakukan operasi sekitar pukul 22.00 Minggu (15/3).

“Operasi yang dilakukan merupakan tindak lanjut dari pengaduan masyarakat. Saat bulan ramadhan tempat karaoke masih beroperasi,” kata Kepala Satpol-PP Kabupaten Probolinggo Taufik Alami.

Saat operasi sebanyak 8 pemandu lagu terjaring. Pasalnya saat itu kedapatan sedang menunggu pelanggan.

Petugas juga melakukan pengecekan sekitar tempat karaoke. Tak disangka petugas kemudian menemukan 20 botol minuman keras dengan berbagai merk.

Atas temuan tersebut petugas kemudian mengamankan pemandu lagu dan pemiliknya. Petugas juga melakukan pendataan para pemandu lagu yang terjaring operasi. Sementara puluhan minuman keras diamankan petugas ke Mako Satpol-PP.

“Pengelola kami bina dan diberikan peringatan agar tidak beroperasi selama bulan ramadhan. Hal ini dilakukan sebagai upaya menjaga ketertiban umum serta menjaga kesucian bulan ramadan,” bebernya.

Taufik menambahkan, pihaknya saat ini masih terus memantau wilayah potensi penyakit masyarakat.

Bukan hanya di wilayah yang sebelumnya pernah terjaring operasi. Tetapi juga wilayah lain yang diadukan oleh masyarakat.

Pasalnya setelah adanya laporan, kemudian akan ditindaklanjuti dengan penindakan. Sasaran operasi tersebut kemudian tidak ditemukan.

Namun demikian selama ada laporan dari masyarakat, petugas berupaya melakukan tindakan secepat mungkin.

“Penyakit masyarakat memang terus menjadi atensi. Dengan adanya operasi diharapkan lingkungan menjadi lebih aman dan kondusif terlebih lagi saat bulan ramadan,” pungkasnya. (ar/fun)

Editor : Moch Vikry Romadhoni
#satpol pp #miras #razia #pemandu lagu #paiton #lc