Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Kompetisi TKA 2026 Kabupaten Probolinggo Sukses, Menjadi Ajang Evaluasi Mengukur Kompetensi Akademik

Didik Purwanto • Rabu, 11 Maret 2026 | 08:34 WIB

KOMPETISI: Sejumlah 200 siswa tingkat SD dan SMP sederajat, mengikuti babak final Kompetisi TKA 2026 di Auditorium Madakaripura Lantai V Kantor Bupati Probolinggo, Senin (9/3).
KOMPETISI: Sejumlah 200 siswa tingkat SD dan SMP sederajat, mengikuti babak final Kompetisi TKA 2026 di Auditorium Madakaripura Lantai V Kantor Bupati Probolinggo, Senin (9/3).

KOMPETISI Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 Kabupaten Probolinggo, berlangsung sukses. Babak final sekaligus awarding digelar di Auditorium Madakaripura Lantai V Kantor Bupati Probolinggo, Senin (9/3).

Ajang kolaborasi Jawa Pos Radar Bromo bersama BMB AIR-Langga, ini didukung oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Probolinggo.

Kegiatan berlangsung penuh semangat kompetitif dan mendapatkan sambutan positif dari para peserta didik.

Tercatat ada 1.172 siswa dari jenjang SD dan SMP yang mengikutinya. Dari jumlah itu, sebanyak 200 siswa berhasil lolos ke babak final.

Dalam babak final, para peserta diuji dengan dua mata pelajaran. Matematika dan Bahasa Indonesia. Masing-masing mata pelajaran berisi 20 soal dan masing-masing sesi harus diselesaikan dalam waktu 45 menit.

Seluruh peserta mengerjakan soal menggunakan telepon genggam atau handphone. Sistem ini juga diterapkan dalam babak penyisihan sebelumnya guna mempermudah proses pengerjaan, sekaligus mempercepat penilaian hasil ujian dalam kompetisi.

TERBAIK: Para juara tingkat SD dan SMP Kompetisi TKA 2026 Kabupaten Probolinggo, berfoto bersama.
TERBAIK: Para juara tingkat SD dan SMP Kompetisi TKA 2026 Kabupaten Probolinggo, berfoto bersama.

Direktur Jawa Pos Radar Bromo H.A. Suyuti mengatakan, Kompetisi TKA diharapkan dapat menjadi indikator kemampuan siswa sebelum menghadapi TKA yang sebenarnya pada April mendatang.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat membantu menyiapkan para siswa dalam menghadapi TKA yang sesungguhnya. Hasil kompetisi ini juga bisa menjadi bahan evaluasi bagi sekolah. Terutama untuk melihat mata pelajaran mana yang perlu mendapat perhatian lebih,” ujarnya.

Kompetisi memiliki peran penting dalam dunia pendidikan, karena mampu mendorong siswa untuk mempersiapkan diri dengan lebih baik. Sekaligus melatih mental dalam menghadapi persaingan.

“Dengan adanya kompetisi, anak-anak terdorong untuk belajar lebih serius dan berusaha menunjukkan kemampuan terbaiknya,” ujar Suyuti.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Probolinggo Hary Tjahjono menilai, kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi yang baik antara media dan lembaga pendidikan. Terutama dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Probolinggo.

Ia juga mengapresiasi tingginya partisipasi peserta. Sejumlah 1.172 peserta itu berasal dari 806 siswa jenjang SD dan 366 siswa jenjang SMP. “Ini menunjukkan bahwa semangat belajar dan berkompetisi anak-anak kita sangat tinggi. Hal ini menjadi modal penting bagi masa depan pendidikan di Kabupaten Probolinggo. Semoga ke depan rutin digelar kegiatan seperti ini,” harapnya.

KOMPAK: Kepala Disdikdaya Kabupaten Probolinggo Hary Tjahjono (tengah baju khaki), Direktur Jawa Pos Radar Bromo H.A Suyuti (kemeja putih), BMB AIR-Langga Risa Rauzi Safar (paling kanan jas hitam)
KOMPAK: Kepala Disdikdaya Kabupaten Probolinggo Hary Tjahjono (tengah baju khaki), Direktur Jawa Pos Radar Bromo H.A Suyuti (kemeja putih), BMB AIR-Langga Risa Rauzi Safar (paling kanan jas hitam)

Menurutnya, kompetisi ini memiliki makna strategis, karena tidak hanya menjadi ajang adu kemampuan, tetapi juga sebagai sarana untuk memantau dan memetakan mutu pendidikan di daerah. Khususnya pada bidang matematika dan bahasa Indonesia yang menjadi fondasi penguatan literasi dan numerasi.

“Bagi sekolah, hasil kompetisi ini juga bisa menjadi umpan balik untuk mengevaluasi efektivitas proses pembelajaran yang telah dilakukan. Harapannya, hasil ini dapat menjadi bahan bagi sekolah untuk terus berbenah sekaligus mempersiapkan siswa menghadapi TKA yang sebenarnya pada April mendatang,” katanya.

Keberhasilan kompetisi ini juga dirasakan langsung oleh para juara. Juara 1 tingkat SD, Farah Adibah dari SDN Sumbersuko, Kecamatan Dringu, mengaku mempersiapkan diri secara serius sebelum mengikuti babak final. Ia rajin belajar secara mandiri di rumah serta aktif bertanya kepada guru saat kesulitan.

“Kalau ada ajang seperti ini lagi, saya ingin ikut lagi. Harapannya, saat TKA yang sebenarnya nanti bisa mendapatkan nilai yang lebih baik,” ujar peraih nilai sempurna 100 pada mata pelajaran Matematika dalam babak final ini.

Hal senada disampaikan Juara 1 tingkat SMP, Jamila Vikamila dari SMPN 1 Kraksaan. Ia mengaku bahagia dapat meraih nilai tertinggi dalam final. “Alhamdulillah, bisa memberikan yang terbaik untuk orang tua dan sekolah. Ke depan saya akan lebih giat belajar soal-soal TKA, agar lebih siap saat ujian nanti,” ujar siswi kelas VIII ini. (dik/*)

 

PARA JUARA KOMPETISI TKA 2026

TINGKAT SD & MI NEGERI/SWASTA

Juara 1
Farah Adibah, SDN Sumbersuko, Kecamatan Dringu

Juara 2
Muhammad Naufal Azizi, SDN Sukabumi 2

Juara 3
Princess Shaquila Lizzate, SDN Tisnonegaran 1

Harapan 1
Putra Bintang Poerbaya, SD Insan Terpadu

Harapan 2
Fahlevy Kurnia Ramadhan, SDN Tisnonegaran 1

Harapan 3
Andrian Abelvo Zabran, SDN Patokan 1, Kraksaan

 

TINGKAT SMP & MTS

Juara 1
Jamila Vikamila, SMPN 1 Kraksaan

Juara 2
M Alfarizi, SMPN 1 Kraksaan

Juara 3
Matthew Keane Husada, SMPK Mater Dei

Harapan 1
Lismawati Fitriya Ningsih, SMPN 1 Sumberasih

Harapan 2
Axel Yanez Efraim, SMPK Mater Dei

Harapan 3
Hanin Baladi Saktiawan, SMP Bhakti Pertiwi

 

Editor : Fahreza Nuraga
#final #Awarding #kompetisi #sukses #tka #2026 #probolinggo