KRAKSAAN, Radar Bromo – Ruas Tol Probolinggo–Banyuwangi (Probowangi) kini disebut Prosiwangi (Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi) dipastikan akan dibuka secara fungsional hingga wilayah Besuki saat arus mudik dan balik Lebaran 2026.
Rencananya, pembukaan fungsional akan dilakukan pada 14 - 29 Maret 2026.
Humas Tol Probowangi Hima Jaya mengatakan, infrastruktur jalan tol tersebut telah siap digunakan.
Terutama pada Seksi 1 hingga Seksi 3 bagian barat yang mencapai wilayah Besuki.
“Yang jelas kesiapan infrastruktur untuk fungsional sudah selesai. Mulai Seksi 1 sampai Seksi 3 wilayah barat Besuki,” ujarnya, Minggu (8/3).
Menurutnya, rencana pembukaan tol secara fungsional saat mudik Lebaran saat ini sudah melalui pembahasan bersama pemerintah pusat.
Rapat demi rapat juga sudah digelar dengan memaparkan rencana pembukaan fungsional itu. Pihaknya hanya menunggu izin keluar.
Berdasarkan pemaparan operasional yang dilakukan oleh Jasamarga Probolinggo Banyuwangi, tol fungsional akan dibuka selama 16 hari.
Dimulai pada 13 Maret dengan apel siaga. Baru dibuka resmi pada 14 sampai 29 Maret 2026.
“Selama periode tersebut, jalan tol akan beroperasi setiap hari mulai pukul 06.00 hingga 16.00. Kemudian kembali ditutup pada malam hari,” terang Hima.
Ruas yang difungsionalkan mencakup jalur dari wilayah Probolinggo menuju arah timur hingga kawasan Besuki di Kabupaten Situbondo.
Pengoperasian ini melintasi sejumlah gerbang tol (GT), di antaranya GT Tol Kraksaan di Kraksaan dan GT Tol Paiton di kawasan Paiton.
Dalam skema operasional Lebaran tersebut, jalur tol akan diberlakukan dua arah. Tujuannya mengakomodasi arus kendaraan pemudik maupun arus balik.
Selama itu pula, kendaraan yang melintas belum dikenakan tarif atau masih gratis. Yaitu mulai segmen Gending – Kraksaan – Paiton – Situbondo Barat (Besuki).
Selain menyiapkan pengoperasian fungsional, pengelola ruas Tol Probolinggo–Banyuwangi (Probowangi) juga melakukan berbagai persiapan guna memastikan kelancaran arus mudik Lebaran 2026.
Seperti tempat istirahat sementara (TIP) di beberapa titik di sepanjang ruas tol.
Fasilitas ini disiapkan untuk memberikan ruang bagi pemudik beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan menuju wilayah timur Jawa Timur. Seperti kawasan Situbondo hingga Banyuwangi.
Sejumlah kendaraan layanan operasional disiagakan selama masa fungsional Lebaran.
Kendaraan tersebut meliputi mobil patroli jalan raya, derek, hingga armada rescue.
Semuanya siap membantu pengguna jalan apabila terjadi gangguan kendaraan maupun kondisi darurat di sepanjang jalur tol.
“Pengoperasian fungsional Tol Probowangi ini diharapkan dapat membantu mengurai kepadatan kendaraan di jalur nasional yang selama ini menjadi titik rawan kemacetan saat musim mudik. Khususnya di wilayah pantura dari Probolinggo menuju Banyuwangi,” terang Hima.
Sistem pemantauan lalu lintas juga diperkuat dengan pemasangan CCTV di sejumlah titik strategis. Mulai CCTV antrean, CCTV main road, serta perangkat informasi lalu lintas (DMS) yang telah terpasang di sejumlah segmen.
Pada segmen Gending–Paiton, perangkat CCTV antrean, CCTV main road, CCTV akses, serta papan informasi lalu lintas digital (DMS) telah terpasang sepenuhnya.
“Sementara itu, pada segmen Paiton–Situbondo Barat (Besuki), pemasangan perangkat pengawasan masih terus dilakukan dengan target seluruh sistem dapat berfungsi optimal sebelum periode mudik dimulai,” lanjut Hima.
Dengan dibukanya jalur tol hingga Besuki secara sementara menurut Hima, waktu tempuh pemudik menuju kawasan timur Jawa Timur diperkirakan akan lebih singkat. Sekaligus memberikan alternatif perjalanan yang lebih nyaman. (mu/hn)
Editor : Muhammad Fahmi