Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Cari Anak Hanyut di Sungai Pancarglagas dengan Kayak, Tim SAR Juga Belum Temukan Nelayan yang Hilang di Kalibuntu

Achmad Arianto • Senin, 23 Februari 2026 | 20:07 WIB

SISIR SUNGAI: Petugas menyisir Sungai Pancarglagas di Paiton untuk mencari Aura Firza Farzana yang tenggelam dan hanyut terbawa arus.
SISIR SUNGAI: Petugas menyisir Sungai Pancarglagas di Paiton untuk mencari Aura Firza Farzana yang tenggelam dan hanyut terbawa arus.

PAITON, Radar Bromo - Pencarian jenazah Aura Firza Farzana, 10, bocah perempuan asal Desa Sidodadi, Kecamatan Paiton yang hanyut di Sungai Pancarglagas, kembali dilanjutkan, Senin (23/2). Pencarian kali ini tim SAR menurunkan kayak untuk menyisir sungai.

Dantim SAR Basarnas Banyuwangi Putu Eka mengatakan, pencarian hari ketiga ini jumlah personel yang dilibatkan bertambah. 

Bergabung relawan SAR lainnya untuk turut melakukan pencarian jenazah anak yang hanyut tersebut. 

Dengan sasaran pencarian mulai dari titik terakhir korban terlihat sampai muara. Serta sekitar pantai duta Desa Randutatah, Kecamatan Paiton.

“Sasaran pencarian sama seperti kemarin. Hanya saja personelnya bertambah begitu juga alat yang digunakan dalam SAR juga ditambah,” katanya.

SAR mulai dilakukan sekitar pukul 08.00. Terdapat 3 satuan regu unit (SRU) yang turun melakukan SAR. Diantaranya 2 SRU menyisir pantai duta. 

Sementara 1 SRU menyisir sungai pancarglagas. Berbeda dengan kemarin pencarian di sungai ditambah alut, rafting, dan kayak. Alat ini digunakan untuk menyisir perlahan wilayah aliran sungai.

Tiap SRU dan tim bertugas secara maksimal mencari serta menyisir pantai dan sungai. Namun hingga pukul 14.00 korban target pencarian masih belum ditemukan.

“Kami berusaha maksimal namun target pencarian belum juga ditemukan,” bebernya.

Di sisi lain tim SAR juga turut melakukan pencarian Mat Tinggal, 62, nelayan asal Dusun Sembilang 2, Desa Kalibuntu, Kecamatan Kraksaan yang hilang dihantam ombak hingga terbalik dan tenggelam pada Sabtu (22/2) malam lalu. Pencarian nelayan di hari kedua ini diperluas melibatkan tim Pos SAR Jember. 

Jika sebelumnya hanya fokus di perairan pantai duta, Desa Randutatah, Kecamatan Paiton, pencarian kali ini dilakukan sampai perairan Kalibuntu, Kecamatan Kraksaan. Namun nelayan yang menjadi target pencarian belum juga ditemukan.

“Pencarian nelayan kami lakukan mulai dari barat yakni perairan kalibuntu sampai pantai duta. Tapi belum mendapatkan hasil,” terangnya. (ar/fun)

Editor : Moch Vikry Romadhoni
#sar #basarnas #hilang #bocah #paiton