Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Main di Tepi Sungai Pancarglagas Paiton Probolinggo, Dua Bocah Hanyut Terbawa Arus, Satu Bocah Ditemukan Meninggal

Achmad Arianto • Sabtu, 21 Februari 2026 | 20:18 WIB

 

PENCARIAN : Petugas melakukan pencarian anak yang hanyut di sungai pancarglagas Desa Randumerak, Kecamatan Paiton.
PENCARIAN : Petugas melakukan pencarian anak yang hanyut di sungai pancarglagas Desa Randumerak, Kecamatan Paiton.

PAITON, Radar Bromo-Agenda empat bocah perempuan bermain pasir di tepi sungai Pancarglagas, Desa Randumerak, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo berujung tragedi.

Dua bocah hanyut terbawa arus sungai. Satu bocah ditemukan meninggal, sementara satu bocah lain masih belum ditemukan.

Insiden memilukan itu terjadi Sabtu siang (21/2). Anak yang ditemukan meninggal itu berinisial ANF, 9.

Sementara temannya AFF, 10, yang terseret arus sungai hingga malam hari belum ditemukan.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, insiden itu terjadi sekitar pukul 11.10.

Kejadian bermula saat ANF,  bocah asal Desa Triwungan, Kecamatan Kotaanyar dan AFF, bocah asal Desa Sidodadi, Kecamatan Paiton bermain di tepi sungai.

Keduanya tak sendirian. Ada dua bocah lain yang jauh lebih muda. Yakni DF, 5, dan ER, 6. Mereka bermain pasir di tepi sungai pancarglagas.

Tak lama kemudian ANF dan AFF kemudian memutuskan mandi di sungai.

Saat asyik mandi, tanpa diduga arus air kemudian menyeret keduanya hingga hanyut kemudian tenggelam.

Mengetahui hal itu kemudian DF dan ER pulang ke rumah. Sesampainya dirumah kedua bocah ini kemudian melaporkan jika ANF dan AFF hanyut dan tenggelam terbawa arus sungai.

“Tenggelamnya bocah diketahui saat dua anak ini pulang. Orang tuanya menanyakan ANF dan AFF ada dimana. Lalu mengatakan bahwa terbawa arus sungai,” kata warga Paiton, Adi, 39.

Mengetahui hal itu kemudian berupaya melakukan pencarian. Sekitar pukul 14.00 warga yang melintas di jembatan Randumerak melihat sesosok tubuh anak terbawa arus sungai.

Informasi tersebut segera diteruskan ke warga sekitar yang kemudian melakukan pencarian.

Saat dievakuasi korban diketahui ANF ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di aliran sungai. Sekitar 500 meter dari titik tenggelam mengarah ke Desa Randutatah.

Jenazah tersebut kemudian dibawa ke Puskesmas. Sementara AFF hingga sore hari masih belum ditemukan.

“Baru ketemu satu, sementara satunya dicari belum ketemu,” ucapnya.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo, petugas sebelumnya telah melakukan pencarian dengan melakukan penyisiran tepi sungai.

Penyisiran ini melibatkan BPBD Kabupaten Probolinggo, Forkopimca Paiton, dan warga. Namun sayang upaya yang dilakukan belum membuahkan hasil.

‎‎Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo Oemar Sjarief mengatakan pihaknya telah melakukan upaya pencarian terhadap satu korban yang masih belum ditemukan.

Karena itulah pihaknya berkoordinasi dengan Tim Basarnas untuk melakukan pencarian.

‎‎“Rencananya pencarian akan dilakukan kembali, untuk mempermudah penyisiran akan mengerahkan satu perahu karet,” bebernya. (ar/mie)

Editor : Muhammad Fahmi
#hanyut #main di sungai berujung tenggelam #bocah #paiton #Pancarglagas #probolinggo